TIMETODAY.ID — Sorak sorai penonton dan teriakan “booyah!” membahana saat Evos resmi mematri namanya sebagai juara Esports World Cup: Free Fire 2025. Gelar ini sekaligus menjadi penegas status Evos sebagai tim Free Fire terkuat di dunia, mengulang sejarah manis yang pernah mereka ukir pada 2019 silam di panggung FFWC.
Di balik kemenangan ini, perjalanan Aimgod, Reyy, Kocell, dan Rasyah sang wonderkid bukanlah kisah yang mulus-mulus saja. Mereka harus bertarung sengit, menahan tekanan dari 11 tim lawan yang sama-sama lapar akan piala.
Sejak game kelima, Evos memang sudah menyandang status champion rush, tetapi medan tempur di babak grand final nyaris mencuri mimpi mereka.
Dramatis di Game Kesembilan
Sempat unggul, langkah Evos hampir terhenti di game kesembilan. Rasyah dan kawan-kawan harus pulang duluan ke lobby, membuat asa juara seolah menipis. Rival terdekat mereka, RRQ Kazu, yang juga masuk champion rush, hampir saja membalikkan keadaan.
Beruntung, RRQ Kazu justru tumbang di duel penentuan melawan Team Falcons dari Thailand. Peluang hidup Evos pun terbuka kembali, membawa penentuan ke game ke-10—momen klimaks yang menegangkan.
Skenario Menegangkan di Game Terakhir
Di fase akhir ini, bukan hanya satu atau dua, melainkan enam tim sudah berstatus champion rush. Siapa pun di antara mereka yang berhasil mencuri booyah di game pamungkas, otomatis pulang dengan titel juara.
Namun, jika yang booyah justru tim di luar enam besar, maka gelar jatuh ke tangan pemuncak klasemen, yaitu Evos.
Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Evos menampilkan permainan solid dan tenang. Mereka menepis trauma tahun lalu dengan pertarungan disiplin hingga fase late game.
Akhirnya Booyah di Tanah Sendiri
Di ujung laga, Evos harus berduel sengit melawan Team Vitality, saudara senegara yang juga punya ambisi serupa. Pertempuran penutup itu dimenangkan Evos dengan strategi rapat, eksekusi rapi, dan chemistry yang sudah teruji.
Kemenangan ini bukan hanya soal piala, tetapi juga tiket menuju FFWS Global Finals 2025, plus hadiah terbesar: USD 300 ribu atau sekitar Rp 4,8 miliar dari total prize pool USD 1 juta.
Sementara gelar Most Valuable Player (MVP) pantas jatuh ke tangan Rasyah, sang bintang muda yang konsisten menampilkan permainan memukau.
Berikut Pembagian Hadiah Grand Final Esports World Cup Free Fire 2025:
-
Evos: USD 300 ribu
-
RRQ Kazu: USD 180 ribu
-
Team Vitality: USD 120 ribu
-
LOS: USD 80 ribu
-
AL: USD 60 ribu
-
Team Falcons: USD 50 ribu
-
Dragon Esports: USD 40 ribu
-
paiN Gaming: USD 35 ribu
-
Buriram United Esports: USD 30 ribu
-
Fluxo: USD 25 ribu
-
Rainbow7: USD 20 ribu
-
Core Memory Esports x KOG: USD 15 ribu
-
Visionsystem SPA: USD 10 ribu
-
Onic Esports: USD 9 ribu
-
Hotshot Esports: USD 8 ribu
-
pro: USD 7 ribu
-
Alfa 34: USD 6 ribu
-
Red Hawks: USD 5 ribu
Dengan titel ini, Evos kembali membuktikan bahwa mental juara dan kerja sama tim adalah senjata utama di panggung Free Fire. Rasyah cs pulang dengan piala, gengsi, dan jutaan pasang mata yang bangga di belakangnya.
Booyah, Evos!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































