TIMETODAY.ID — Setelah sukses besar Superman memuncaki box office, para penggemar DC kini menoleh ke proyek ambisius berikutnya, Supergirl: Woman of Tomorrow. Antusiasme makin membuncah sejak James Gunn, bos besar DC Studios, merilis foto perdana Milly Alcock dengan kostum Supergirl—dan penampilan perdananya langsung ramai jadi perbincangan.
Bagi yang sudah menonton Superman, kehadiran Alcock sebagai Kara Zor-El memang sempat muncul sebagai kejutan. Namun, potret terbaru inilah yang menjadi penampakan resmi pertama Supergirl versi DCU baru.
Slogan Supergirl juga langsung jadi sorotan. Kalau Superman datang dengan semangat “Look Up,” maka Supergirl menantang dengan tagline barunya: “Look Out.”
Tak hanya penampilannya yang berbeda, Gunn juga memastikan bahwa Kara Zor-El bukan sekadar versi feminin dari Kal-El.
“Dia berantakan. Bener-bener berantakan,” kata Gunn, seperti dikutip ScreenRant.
Gunn menjelaskan bagaimana latar belakang keduanya sangat bertolak belakang. “Superman dibesarkan di Bumi oleh dua orang tua yang sangat penyayang dan sehat secara emosional. Kara? Dia hidup di reruntuhan Krypton, lihat orang-orang di sekitarnya mati satu per satu. Hidupnya jauh lebih kelam.”
Adaptasi Supergirl: Woman of Tomorrow diangkat dari salah satu komik paling dipuji DC. Dalam kisahnya, Kara berjumpa dengan Ruthye Marye Knoll—seorang gadis muda penuh dendam yang diperankan Eve Ridley. Ruthye meminta bantuan Kara untuk menuntut balas atas kehancuran planetnya dan kematian sang ayah.
Bukan cuma Ruthye, deretan karakter lain juga menjanjikan petualangan liar di semesta DCU baru ini. Matthias Schoenaerts akan berperan sebagai Krem of the Yellow Hill, penjahat brutal yang jadi musuh utama Kara. Sementara itu, Jason Momoa didapuk memerankan Lobo, bounty hunter nyeleneh yang kehadirannya selalu bikin keributan.
Satu yang tak kalah menarik: Krypto si anjing super! Dikisahkan, Kara sempat menitipkan Krypto pada Clark Kent saat dia asyik berpesta di planet-planet dengan Red Sun.
FYI, sinar matahari merah memang bikin Kryptonian kehilangan kekuatan mereka, jadi Kara benar-benar bisa ‘bersenang-senang’ seperti manusia biasa.
Proyek yang digarap sutradara Craig Gillespie (Cruella, I, Tonya) ini dijadwalkan tayang pada 26 Juni 2026. Gunn pun berjanji film ini akan jadi babak baru yang mematahkan stereotip Supergirl di layar lebar.
“Bukan Supergirl yang biasa kamu lihat. Lebih liar, lebih getir, dan jauh dari versi cewek baik-baik yang selama ini tampil di layar,” tegas Gunn.
Dengan latar kelam, karakter brutal, sampai humor nyeleneh, Supergirl: Woman of Tomorrow jelas bukan sekadar pelengkap di semesta DCU. Supergirl kini siap terbang tinggi—dan menebar bahaya. Siap menunggu? Look Out!
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































