Roti Bebas Gluten Laris, Tapi Siapa yang Benar-Benar Butuh?

Gluten free
Gluten free (istock)
TIMETODAY.ID — Di rak swalayan, deretan produk dengan label gluten-free kini semakin mudah dijumpai. Mulai dari roti, biskuit, sampai mie instan, semua berlomba menonjolkan klaim bebas gluten demi menarik minat pembeli yang semakin peduli gaya hidup sehat. Tapi, benarkah produk tanpa gluten selalu lebih sehat?
Gluten sendiri sebenarnya adalah jenis protein yang terdapat pada biji-bijian seperti gandum, barley, dan rye. Bagi sebagian orang, gluten bisa jadi masalah serius karena kondisi medis tertentu. Namun, tren menunjukkan banyak orang memilih menjauhi gluten meski tubuhnya baik-baik saja.
Pertanyaannya, apakah langkah ini tepat? Jawabannya, belum tentu.
Tak Semua Orang Harus Menjauhi Gluten
Dilansir dari Mayo Clinic, pola makan bebas gluten memang bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah medis terkait gluten. Namun bagi orang sehat tanpa gangguan tersebut, diet gluten-free justru berpotensi menimbulkan masalah baru.
Pasalnya, banyak produk berbasis gandum mengandung vitamin dan mineral penting yang justru bisa hilang jika diganti produk bebas gluten. Belum lagi, banyak produk gluten-free di pasaran sebenarnya melalui proses yang lebih panjang dan sering mengandung tambahan gula atau lemak jenuh demi memperbaiki rasa.
Akibatnya, seseorang yang sembarangan diet bebas gluten tanpa saran dokter bisa kekurangan zat besi, vitamin B, atau serat.
Siapa yang Memang Wajib Bebas Gluten?
Pangan yang mengandung gluten pada dasarnya aman dikonsumsi orang sehat. Namun, ada kondisi medis tertentu yang membuat gluten harus benar-benar dihindari:
  1. Penyakit Celiac
    Gangguan autoimun ini membuat tubuh salah mengenali gluten sebagai ‘musuh’. Sistem kekebalan pun menyerang lapisan usus halus, memicu gejala seperti sakit perut, diare, kembung, hingga penurunan berat badan. Jika tak diobati, bisa timbul kerusakan usus permanen.
  2. Sensitivitas Gluten Non-Celiac
    Mirip dengan penyakit celiac dari segi gejala, tapi tidak sampai merusak usus halus. Biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman di perut atau kelelahan.
  3. Ataksia Gluten
    Gangguan autoimun langka yang memengaruhi sistem saraf, mengakibatkan masalah koordinasi otot dan keseimbangan.
  4. Alergi Gandum
    Dalam kondisi ini, gluten bisa memicu reaksi alergi seperti sesak napas, pilek, hingga gangguan lain pada sistem kekebalan tubuh.
Bagi mereka yang memiliki kondisi di atas, diet bebas gluten adalah keharusan, bukan pilihan. Diagnosis biasanya ditegakkan oleh dokter spesialis saluran cerna agar penanganannya tepat.
Namun, bagi Anda yang tak punya riwayat medis tersebut, menikmati roti atau mie berbasis gandum tetap aman. Yang penting, selalu imbangi dengan pola makan yang bervariasi dan tidak berlebihan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Mulut Sehat, Tubuh Kuat: Mengungkap Hubungan Kesehatan Gigi dan Penyakit Kronis

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel