TIMETODAY.ID — Susah buang air besar (BAB) atau sembelit adalah kondisi yang umum dialami banyak orang dan bisa sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Kondisi ini terjadi ketika feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan karena usus besar menyerap terlalu banyak air dari tinja. Berikut ini delapan penyebab utama susah BAB yang perlu Anda ketahui dan waspadai.
1. Pola Makan Tidak Sehat
Kurangnya asupan serat dalam makanan menjadi penyebab utama susah BAB. Serat berfungsi melembutkan feses dan membantu pergerakan usus agar lancar. Selain itu, kurang minum air putih juga membuat tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan.
2. Kurang Aktivitas Fisik
Kurangnya gerak atau olahraga dapat memperlambat gerakan usus sehingga menyebabkan sembelit. Aktivitas fisik yang cukup membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan memperlancar BAB.
3. Kebiasaan Menunda BAB
Sering menunda keinginan untuk buang air besar membuat feses menumpuk dan semakin keras karena terlalu lama berada di usus. Kebiasaan ini dapat memperparah susah BAB.
4. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat seperti suplemen kalsium dan zat besi, obat antidepresan, antiepilepsi, obat pereda nyeri golongan narkotik (misalnya morfin), dan obat lainnya bisa menyebabkan konstipasi sebagai efek samping.
5. Kondisi Medis Tertentu
Beberapa penyakit seperti diabetes, sindrom iritasi usus besar (IBS), hipotiroidisme, stroke, penyakit Parkinson, dan gangguan saraf dapat menyebabkan susah BAB karena memengaruhi fungsi otot dan saraf di usus besar dan rektum.
6. Perubahan Pola Makan atau Rutinitas
Perubahan kebiasaan makan, perjalanan jauh, atau stres dapat memengaruhi fungsi pencernaan dan menyebabkan sembelit.
7. Kehamilan
Perubahan hormon selama kehamilan dapat memperlambat pergerakan usus sehingga menyebabkan konstipasi pada ibu hamil.
8. Usia Lanjut
Seiring bertambahnya usia, fungsi pencernaan cenderung melambat sehingga risiko susah BAB meningkat.
Kesimpulan
Susah BAB bisa disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari gaya hidup, pola makan, hingga kondisi medis serius. Jika mengalami susah BAB yang berkepanjangan atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat, pendarahan, atau penurunan berat badan drastis, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.
Menjaga pola makan sehat dengan cukup serat dan cairan, rutin berolahraga, serta tidak menunda BAB adalah langkah sederhana namun efektif untuk mencegah sembelit. Hindari juga penggunaan obat-obatan tanpa resep yang dapat memperparah kondisi ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































