Kapolsek Ungkap Kronologi Dugaan Pembunuhan dan Gantung Diri di Gunung Putri

Gunung Putri
ilustrasi (istock)
TIMETODAY.ID — Warga Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, dikejutkan dengan peristiwa memilukan. Sepasang suami istri ditemukan tewas di rumah mereka dalam waktu hampir bersamaan. Sang suami diduga menghabisi nyawa istrinya lebih dulu, sebelum kemudian memilih mengakhiri hidup dengan gantung diri.
Kapolsek Gunung Putri, AKP Aulia Robby, mengungkap kronologi awal peristiwa ini. Segalanya bermula saat dua saksi, G dan M, melihat sesuatu yang janggal pada Senin (16/6) sekitar pukul 23.00 WIB.
“Saksi G itu keluar dari rumah, melihat pelaku diduga mendekati saksi M. Dia memberi tahu bahwa korban sudah meninggal dunia. G sendiri diberi tahu oleh terduga pelaku,” jelas Robby, Selasa (17/6/2025).
Saat mereka naik ke lantai dua rumah, pemandangan mengenaskan terpampang. Sang istri, RR (32), ditemukan tengkurap, tak bernyawa, dengan darah mengalir dari hidung hingga pipi kanannya.
“Korban sudah terkapar dengan posisi tengkurap dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi darah keluar dari hidung sampai pipi sebelah kanan,” lanjutnya.
Keduanya segera melapor ke polisi. Tim kepolisian pun bergerak cepat melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil awal, dugaan mengarah pada RR yang tewas akibat gagal napas, meski penyebab pastinya masih menunggu hasil autopsi.
“Kemungkinan penyebab kematiannya karena gagal nafas. Tapi masih dalam proses autopsi lebih lanjut. Ada bekas perkelahian seperti kalung korban putus,” tutur Robby.
Belum habis keterkejutan warga, esok paginya sekitar pukul 07.00 WIB, kabar duka lain datang. Sang suami, terduga pelaku, ditemukan sudah tak bernyawa di belakang rumahnya, diduga gantung diri.
“Iya benar, jadi tadi pagi waktunya sekitar 07.00 WIB-an kita mendapat info di belakang rumahnya suaminya ditemukan dalam keadaan gantung diri si terduga pelaku ini,” kata Robby.
Kini, pihak berwajib masih mendalami motif di balik tragedi rumah tangga yang berujung maut ini. Warga sekitar berharap tak ada lagi peristiwa serupa yang mencoreng ketenangan kampung mereka.***
Disclaimer : Informasi berikut ini tidak dimaksudkan untuk mendorong siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda mengalami gejala depresi atau memiliki pikiran untuk bunuh diri, sangat penting untuk segera mencari bantuan dari pihak yang dapat memberikan dukungan, seperti psikolog, psikiater, atau fasilitas kesehatan mental.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Spontan! Jaro Ade Borong Ubi Petani Desa Purwasari Setelah Tinjau Irigasi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel