Mahasiswa ITB Dewantara Aplikasikan Ilmu Lewat Edukasi Pencegahan Bullying di SD Kaum Pandak 04

itb
Mahasiswa ITB Dewantara Aplikasikan Ilmu Lewat Edukasi Pencegahan Bullying di SD Kaum Pandak
TIMETODAY.ID — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Dewantara melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Kaum Pandak 04, Kp Pisang Karadenan, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/06/2025).
Pengabdian Masyarakat ini bertema “Peran Manajemen dalam Edukasi dan Pencegahan Bullying di Lingkungan Masyarakat”, dengan dihadiri oleh siswa SD, guru, dosen dan mahasiswa ITB Dewantara.
Pimpinan dan para dosen ITB Dewantara, Zeze Zakaria Hamzah, M. Hamdani, Muhlis, Syaiful Anwar, Erna Herlina, Mujito, Zairin, Andri Catur, Mimin Rukmini, Siana Ria, dan Tika Kartika juga ikut menghadiri kegiatan pengabdian Masyarakat ini.
itb
Mahasiswa ITB Dewantara Aplikasikan Ilmu Lewat Edukasi Pencegahan Bullying di SD Kaum Pandak
Wakil Rektor ITB Dewantara, Zeze Zakaria Hamzah, memberikan apresiasinya atas peran aktif para mahasiswa angkatan 35 ini yang turut menyukseskan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
“Terima kasih kepada siswa angkatan 35 yang telah memberikan kontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Zeze.
Hal senada juga disampaikan oleh dosen kewarganegaraan Syaiful Anwar. Menurutnya, sudah sepatutnya para mahasiswa turun ke masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu yang diterima di perkuliahan.
“Ini merupakan momentum penting untuk belajar sambil melayani masyarakat,” katanya.
Sementara itu, kepala SD Negeri Kaum Pandak 04, Nur Indah Fithri Astuti, juga menyampaikan terima kasihnya atas kerja sama civitas akademika ITB Dewantara yang melibatkan siswa dan guru di sekolahnya.
“Semoga kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan membuka pikiran siswa mengenai pencegahan bullying, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman dan damai di sekolah,” harapnya.
Jumlah yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 45 siswa, beserta 11 guru dan 45 mahasiswa yang terlibat. Varisa, siswa SDN Kaum Pandak 04, bersyukur atas kegiatan pengabdian masyarakat yang diberlakukan di sekolahnya.
“Banyak sekali manfaatnya. Kami jadi lebih tahu mengenai bullying dan cara mencegahnya,” katanya.
Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat, Suci Amanda, juga menyampaikan perasaan senang para mahasiswa yang diberi kesempatan untuk turut aktif dan belajar bersama masyarakat.
“Ini merupakan sebuah proses belajar yang luar biasa, sehingga mampu mendekatkan civitas akademika dengan masyarakat luas,” pungkas Suci Amanda.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Kesal Ditegur soal Open BO, Jadi Motif Pria di Bogor Bacok Istri

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel