TIMETODAY.ID — Menyambut Hari Raya Iduladha, masyarakat tak hanya disibukkan dengan persiapan kurban dan libur panjang, tapi juga harus berjibaku dengan melonjaknya harga bahan pangan pokok di pasar tradisional. Kenaikan harga yang terjadi tak tanggung-tanggung—beberapa komoditas bahkan naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Menurut data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, Kamis (5/6/2025), lonjakan paling mencolok terlihat pada komoditas cabai dan bawang, dua bahan dapur yang tak pernah absen dari masakan Nusantara.
Cabai: Dari Pedas Jadi Membakar Kantong
Harga cabai merah keriting tercatat melonjak tajam hingga 114,61 persen, kini dijual di harga Rp100.650 per kg. Ini menjadikannya sebagai komoditas dengan kenaikan tertinggi menjelang Iduladha.
Tak kalah drastis, cabai rawit merah juga mengalami lonjakan 78,07 persen, mencapai harga Rp86.900 per kg. Sementara cabai rawit hijau naik 66,37 persen menjadi Rp66.050 per kg, dan cabai merah besar menyusul dengan kenaikan 47,61 persen, dijual seharga Rp67.900 per kg.
Bawang Merah dan Putih Ikut Naik
Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah, yang kini dibanderol Rp50.650 per kg setelah naik 26,94 persen. Sedangkan bawang putih naik 9,95 persen menjadi Rp46.950 per kg.
Beras Tak Ketinggalan Naik
Tak hanya bumbu dapur, harga beras pun mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan ini.
-
Beras kualitas bawah I: naik 5,65 persen menjadi Rp14.950 per kg
-
Beras kualitas bawah II: naik 10,83 persen menjadi Rp15.350 per kg
-
Beras kualitas medium I: naik 3,9 persen menjadi Rp16.000 per kg
-
Beras kualitas medium II: naik 3,27 persen menjadi Rp15.800 per kg
-
Beras kualitas super I: naik 1,5 persen menjadi Rp16.950 per kg
-
Beras kualitas super II: naik 1,23 persen menjadi Rp16.450 per kg
Daging Ayam dan Telur Ikut Naik, Daging Sapi Campur Turun
Harga daging ayam segar naik cukup signifikan, yaitu 14,83 persen menjadi Rp40.650 per kg, sementara telur ayam ras naik 6,78 persen menjadi Rp31.500 per kg.
Untuk daging sapi, kualitas I naik 4,9 persen menjadi Rp146.650 per kg. Namun, ada kabar baik di tengah harga-harga yang melonjak—daging sapi kualitas II justru turun tipis 0,38 persen menjadi Rp131.250 per kg.
Gula dan Minyak Goreng: Naik Turun Harga
-
Gula pasir lokal naik 1,34 persen menjadi Rp18.900 per kg
-
Gula pasir premium justru turun 5,75 persen menjadi Rp18.850 per kg
Untuk minyak goreng:
-
Minyak goreng curah naik 5,95 persen menjadi Rp19.600 per liter
-
Minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,34 persen menjadi Rp22.650 per liter
-
Sementara kemasan bermerek II turun 4,86 persen menjadi Rp20.550 per liter
Kesiapan Masyarakat Diuji
Kenaikan ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang tengah bersiap menyambut Iduladha. Terutama bagi para ibu rumah tangga, pedagang makanan, dan pelaku UMKM yang harus menyesuaikan biaya produksi dengan kondisi harga yang tak menentu.
Meski momen Iduladha identik dengan limpahan daging kurban, namun kenaikan harga bumbu dapur dan kebutuhan pokok lainnya tetap menjadi beban yang tak bisa diabaikan. Apakah ini akan memicu inflasi jangka pendek? Ataukah sekadar efek musiman yang segera reda usai lebaran haji?
Yang jelas, pasar kembali menunjukkan bahwa setiap hari raya, bukan hanya hati yang diuji—dompet pun ikut merasakan efeknya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































