TIMETODAY.ID, BOGOR – Masjid At-Taqwa di Jalan Kayu Manis RT 2 RW 1, Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi magnet bagi masyarakat karena keunikan arsitektur serta nilai kebersamaan dalam proses pembangunannya.
Masjid seluas 1.500 meter persegi ini dibangun sepenuhnya dari swadaya masyarakat tanpa bantuan dana pemerintah maupun penggalangan dana di jalan. Pembangunan masjid memakan waktu dua tahun enam bulan dan mulai difungsikan sejak awal Ramadan 2025.
“Akhirnya atas keputusan masyarakat masjidnya ini kita rubah, dan alhamdulillah kita mulai fungsikan dari awal Ramadan 2025. Baru tiga bulan berjalan, ya meski belum 100 persen rampung,” ujar Pengurus Masjid At-Taqwa, Murdiyanto (52), kepada timetoday.id, Rabu (4/6/2025).
Murdiyanto menjelaskan, arsitektur masjid mengusung filosofi sujud. Bangunan dirancang menyerupai lipatan tubuh orang yang sedang bersujud dalam salat, dengan material utama berupa bata merah yang dirancang tahan gempa hingga kekuatan tujuh skala Richter.
“Memang untuk bangunan itu, detailnya diajukan oleh kontraktor. Mereka memberikan gambar, akhirnya disetujui, jadi konsepnya seperti orang sujud,” jelasnya.
Masjid ini dapat menampung hingga 800 jamaah dan dilengkapi dengan ruang jenazah yang bisa digunakan masyarakat untuk keperluan memandikan, mengkafani, hingga mensalatkan jenazah. Ke depan, pengurus juga merencanakan pengadaan ambulans serta pembangunan kanopi di sisi kanan dan kiri masjid sebagai area wudu.
Murdiyanto menegaskan bahwa seluruh pendanaan berasal dari donasi sukarela warga. “Kita enggak bikin orang minta di jalan, enggak buat proposal. Jadi masyarakat yang ingin bersedekah dan berkontribusi ya langsung aja ke masjid,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid At-Taqwa juga dirancang multifungsi. Sejak berdiri, tempat ini telah digunakan untuk sejumlah akad nikah warga. Selain itu, masjid ini juga akan diikutsertakan dalam kompetisi desain arsitektur internasional.
“Nanti rencananya kontraktor ambil foto, video semua, terus dikirim ikut lomba. Selain itu, di sini juga sudah dipakai buat acara nikah. Dari berdiri sampai sekarang, sudah ada lima yang akad,” tutup Murdiyanto.
Editor : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































