TIMETODAY.ID — Libur panjang biasanya menjadi momen yang dinanti-nanti untuk melepas penat. Namun, apa jadinya jika tubuh justru mendadak flu atau merasa tidak enak badan saat long weekend tiba? Rencana jalan-jalan pun terpaksa batal, dan Anda hanya bisa berdiam diri di rumah, padahal banyak tempat menarik menunggu untuk dikunjungi.
Fenomena ini ternyata bukan sekadar kebetulan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ad Vingerhoets dan Maaike Van Huijgevoort dari Belanda, kondisi ini dikenal dengan istilah ‘leisure sickness’. Mereka mendefinisikan leisure sickness sebagai kondisi ketika seseorang justru jatuh sakit saat liburan atau di waktu senggang, seperti akhir pekan.
Penelitian tersebut menemukan bahwa 3,6% pria dan 2,7% wanita yang disurvei mengalami gejala sakit saat akhir pekan, sedangkan 3,2% pria dan 3,2% wanita mengalaminya saat liburan.
Para peserta menyebutkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan stres kerja, stres perjalanan, atau perubahan rutinitas pekerjaan. Menariknya, gejala baru muncul ketika tubuh mulai beristirahat dan tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan atau perencanaan.
Menurut Dr. David Spiegel, Direktur Stanford Center on Stress and Health di California sekaligus pendiri aplikasi tidur Reveri, “Sebagian besar dari kita yang bekerja keras tidak pandai berlibur seperti halnya kita pandai bekerja karena kita memang bekerja hampir sepanjang waktu.”
Spiegel menambahkan, beberapa orang memang kesulitan untuk benar-benar melepaskan diri dan bersantai saat liburan. Akibatnya, tubuh bisa mengalami gejala seperti sakit kepala atau bahkan flu ringan. “Artinya, jika kamu termasuk orang yang sangat stres di tempat kerja, gejala-gejala ini akan muncul saat liburan,” jelasnya.
Meski ‘leisure sickness’ belum diakui sebagai diagnosis medis resmi, para ahli sepakat bahwa ada beberapa faktor yang memicu kondisi ini, seperti stres yang belum terselesaikan atau kecemasan saat tidak melakukan sesuatu. Tidak ada cara instan untuk mencegahnya, namun menjaga kesehatan mental dan fisik sebelum, selama, dan setelah liburan sangat dianjurkan.
“Anda harus berlatih, melakukan hal-hal yang membantu tubuh dan pikiran Anda merasa lebih baik,” pesan Dr. Spiegel. Jadi, sebelum liburan berikutnya tiba, pastikan Anda sudah menyiapkan tubuh dan pikiran untuk benar-benar beristirahat dan menikmati waktu luang tanpa beban.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































