Di Tengah Perang, Mereka Menyambut Damai: Sambutan Umat Kristen Gaza atas Paus Leo XIV

gaza
Paus Leo XIV (AFP/TIZIANA FABI)
TIMETODAY.ID — Di tengah puing-puing dan sirene yang menjadi suara harian di Gaza, secercah harapan menyelinap pada Kamis (8/5/2025). Kabar terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik Sedunia disambut penuh suka cita oleh komunitas Kristen di wilayah yang selama bertahun-tahun dihantam konflik ini.
George Antone, Ketua Komite Darurat di Gereja Keluarga Kudus Gaza, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
“Kami sangat senang dengan terpilihnya paus baru,” ujar pria 44 tahun ini kepada Reuters, seraya berharap agar Paus Leo XIV memiliki kedekatan emosional yang sama seperti mendiang Paus Fransiskus.
Antone mengenang bagaimana Paus Fransiskus secara pribadi menelepon para pemuka gereja di Gaza hampir setiap malam sejak 7 Oktober 2023. Di tengah gempuran udara dan serangan darat yang telah merenggut lebih dari 52.000 nyawa warga Palestina, perhatian sekecil apa pun bisa menjadi suntikan kekuatan moral.
“Paus Fransiskus membuat kami merasa tidak sendirian,” ujarnya lirih.
“Kami memohon agar Paus Leo XIV dapat melihat Gaza dengan mata Paus Fransiskus dan merasakannya dengan hatinya.”
Gereja Keluarga Kudus kini menjadi rumah sementara bagi sekitar 450 umat Kristen. Namun bukan hanya itu gereja ini juga membuka pintunya bagi warga Muslim, termasuk lansia dan anak-anak, sebagai bentuk solidaritas di tengah derita bersama. Ada 30 pengungsi Muslim yang kini berlindung di sana.
Pelayanan lintas iman yang dilakukan oleh gereja ini mencerminkan semangat hidup berdampingan yang masih kuat di tengah krisis.
“Ini Gaza. Kami berbeda keyakinan, tapi kami satu dalam penderitaan, dan juga dalam harapan,” tutur Antone.
Tak hanya dari komunitas Kristen, dukungan juga datang dari pihak yang kerap berada di sisi berseberangan. Kelompok Hamas turut mengucapkan selamat kepada Paus Leo XIV dan berharap beliau dapat melanjutkan semangat kemanusiaan yang diwariskan Paus Fransiskus.
Mereka menyerukan agar paus baru tetap berpihak pada kaum tertindas dan bersuara lantang menolak kekerasan terhadap warga sipil.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pernyataan resminya turut menyambut hangat kepausan Leo XIV. Ia berharap Vatikan terus memainkan peran moral dan politik dalam membela hak-hak rakyat Palestina untuk hidup merdeka dan berdaulat.
Di antara 2,3 juta penduduk Gaza, hanya sekitar 1.000 orang yang beragama Kristen. Namun dalam momen ini, suara mereka terdengar nyaring: sebuah harapan agar dunia, termasuk Vatikan, tak menutup mata terhadap penderitaan yang kian menjadi-jadi.
Paus Leo XIV kini menjadi tumpuan harapan baru. Dari reruntuhan Gaza, umat kecil ini menengadah—meminta dunia untuk tidak lupa bahwa damai adalah hak setiap manusia, tanpa memandang jumlah atau iman.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Akhir Perjalanan Abu Obaida, Jubir Hamas yang Jadi Simbol Perlawanan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel