Amukan WNA Nigeria di Supermarket: Antara Depresi, Cinta Anak, dan Ketakutan Dideportasi

WNA
WNA ngamuk

TIMETODAY.ID — Senin sore (21/4/2025) di Kalibata City, suasana yang biasanya tenang berubah menjadi kacau. Sebuah supermarket tiba-tiba porak-poranda, bukan karena bencana alam, melainkan oleh seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria yang mengamuk dan menyiram tubuhnya dengan minyak, berlarian sambil berteriak.Adegan itu langsung menjadi viral di media sosial. Namun, di balik kegaduhan itu, tersimpan kisah yang lebih dalam—tentang tekanan hidup, rasa takut, dan jeritan seorang ayah yang merasa terpojok.

Pria berinisial G itu bukan hanya melampiaskan amarah secara membabi buta. Aksi nekatnya ternyata berakar dari luka emosional yang perlahan menggerogoti pikirannya. Saksi mata, Melinda Wong, yang berada di lokasi saat kejadian, mengungkap bahwa sang bule sempat bercerita kepada temannya—yang kebetulan juga seorang WNA dan psikolog—tentang sumber depresinya.

“Dia bilang dia nikah siri sama perempuan Indonesia, tapi saat ribut di mal, si perempuan ngaku istri sah. Mungkin dia takut dikejar imigrasi,” kata Melinda dalam video TikTok-nya. Dari pengakuannya, G merasa tersudut oleh situasi hidup yang tak menentu—masalah rumah tangga, anak-anaknya yang tak sekolah, hingga ancaman kehilangan izin tinggal.

Advertisement
Baca Juga :  3 Bule Inggris Diciduk di Bali, Kedapatan Selundupkan Hampir 1 Kg Kokain

G juga mengaku merasa dijauhi dan dicurigai oleh masyarakat sekitar. Baginya, menjadi orang asing di negeri orang tidak hanya berarti berbeda, tapi juga berarti harus selalu membuktikan bahwa dia pantas berada di sana. “Dia cuma mau cari uang buat anaknya,” ujar Melinda. Tapi alih-alih mendapat pengertian, ia merasa dicurigai dan dianggap ancaman.

Saat aparat datang karena laporan soal dugaan kekerasan terhadap anaknya, situasi berubah drastis. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyebut G sempat bertengkar dengan sang istri dan hendak mencelakai anaknya. Ketika polisi berusaha mengevakuasi anak tersebut, G justru mengamuk.

Baca Juga :  KCIC Catat Pertumbuhan Penumpang Internasional, Whoosh Semakin Mendunia

Dalam kondisi diduga mabuk, ia masuk ke supermarket, menyiram tubuhnya dengan minyak, bahkan sempat membawa senjata tajam dan menyandera seorang manajer toko. Beberapa satpam dan pengunjung pun mengalami luka-luka dalam proses pengamanan. Ketegangan mereda setelah teman dekatnya datang dan berhasil menenangkannya.

Kini, G telah diamankan dan sedang menjalani perawatan. Namun, amukan di Kalibata itu meninggalkan lebih dari sekadar kerusakan fisik. Ia membuka mata banyak pihak tentang pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi terhadap WNA yang sedang berjuang bertahan hidup di negeri orang.

Barangkali, di balik setiap ledakan emosi yang kita anggap gangguan, ada kisah rumit tentang tekanan, ketakutan, dan harapan yang nyaris padam.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel