Stop Panik! Ini Penyebab Jerawat di Bibir yang Jarang Disadari

Jerawat
ilustrasi jerawat di sekitar bibir (istock)

TIMETODAY.ID Jerawat dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk area sekitar bibir. Oleh karena itu, menjaga kesehatan kulit menjadi hal yang penting.

Sebelum melakukan perawatan, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu penyebab jerawat di area tersebut agar bisa menentukan langkah penanganan yang tepat.

Penting juga untuk membedakan jerawat bibir dengan kondisi lain seperti herpes labialis (cold sore), karena keduanya memerlukan penanganan yang berbeda.

Advertisement

Berikut ini sejumlah penyebab serta cara mengatasi jerawat di bibir, sebagaimana dilansir dari Healthline dan Cleveland Clinic.

Penyebab Jerawat di Bibir
Jerawat di sekitar bibir umumnya disebabkan oleh penumpukan minyak berlebih yang menyumbat pori-pori, terutama jika bercampur dengan sel kulit mati dan kotoran.

Baca Juga :  Waspadai Alergi Gluten, Ini Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan

Produk bibir seperti lipstik, lip gloss, atau lip balm juga bisa menimbulkan jerawat jika mengandung bahan yang menyumbat pori-pori atau memicu iritasi, terutama pada kulit sensitif.

Selain itu, konsumsi makanan pedas atau asam dapat menyebabkan iritasi di sekitar mulut yang berpotensi memunculkan jerawat. Faktor lain seperti stres emosional dan produksi keringat berlebih turut berkontribusi pada timbulnya jerawat di area ini.

Cara Mengatasi Jerawat di Bibir
Untuk meredakan jerawat di bibir, bersihkan wajah dan area bibir dua kali sehari menggunakan pembersih wajah yang lembut guna mengangkat kotoran dan minyak.

Baca Juga :  Peringati Hari Ginjal Sedunia, Dokter RSUD Leuwiliang Lakukan Penyuluhan Pentingnya Menjaga Kesehatan Ginjal

Produk dengan kandungan benzoyl peroxide atau asam salisilat bisa membantu meredakan peradangan dan melawan bakteri penyebab jerawat.

Mengompres area yang berjerawat dengan kain hangat dapat membuka pori-pori, sedangkan kompres dingin bermanfaat mengurangi bengkak dan rasa sakit.

Jika jerawat tak kunjung sembuh atau makin parah, konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan medis yang sesuai.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel