Menjawab Keraguan: Bolehkah Donor Darah Saat Puasa?

donor darah
lustrasi donor darah (istockphoto/~UserGI15994093)

TIMETODAY.ID — Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun, di tengah ibadah puasa, ada satu pertanyaan yang kerap muncul: apakah aman dan diperbolehkan secara agama untuk melakukan donor darah saat berpuasa? Kekhawatiran ini wajar, mengingat tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam.

Donor Darah dari Sisi Medis

Secara medis, donor darah saat puasa sebenarnya aman dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pendonor tetap dalam kondisi prima.

Menurut informasi dari Siloam Hospital, seseorang yang mendonorkan darah saat berpuasa berisiko mengalami tekanan darah rendah. Beberapa efek samping yang mungkin muncul antara lain:

Advertisement
  • Pusing dan sakit kepala,
  • Kelelahan,
  • Mual,
  • Pingsan.

Efek samping ini umumnya terjadi akibat berkurangnya asupan cairan dan zat besi secara tiba-tiba. Oleh karena itu, sangat penting bagi pendonor untuk memastikan dirinya dalam kondisi sehat sebelum melakukan donor darah saat berpuasa.

Baca Juga :  The High IQ Low EQ Paradox: Mengapa Orang Pintar Bisa Kesulitan Mengelola Emosi

Pandangan Islam tentang Donor Darah Saat Puasa

Dalam ajaran Islam, donor darah termasuk dalam perbuatan terpuji karena dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Allah SWT telah memerintahkan umat-Nya untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan.

Mengutip NU Online, donor darah yang dilakukan melalui proses injeksi di bagian tangan tidak membatalkan puasa. Hal ini karena tidak ada benda yang masuk ke dalam tubuh melalui rongga terbuka. Dengan demikian, tindakan donor darah bisa disamakan dengan proses melukai tubuh yang tidak mempengaruhi keabsahan puasa.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwa siapa pun yang meringankan kesulitan orang lain di dunia, maka penderitaannya di akhirat kelak akan dihilangkan. Dalam konteks ini, donor darah dapat menjadi bentuk amal yang bernilai pahala.

Baca Juga :  Haid Jadi Tidak Teratur Saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesimpulan

Dari segi medis dan agama, donor darah saat berpuasa tetap diperbolehkan selama kondisi fisik pendonor memungkinkan. Jika merasa tidak cukup kuat, sebaiknya donor darah dilakukan setelah berbuka puasa untuk menghindari risiko kesehatan.

Jadi, bagi Anda yang ingin mendonorkan darah di bulan suci ini, pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan cukup istirahat. Dengan begitu, niat baik Anda dalam membantu sesama bisa berjalan lancar tanpa mengganggu ibadah puasa.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel