TIMETODAY.ID, BOGOR – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, mengapresiasi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Nanggung atas keberhasilannya menjaga kondusifitas antara PT Antam UBPE Pongkor dan masyarakat penambang emas tradisional atau gurandil.
Menurut Jaro Ade, situasi aman dan kondusif di Kecamatan Nanggung merupakan hal penting yang harus terus dijaga demi mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat, terutama para gurandil yang hanya berusaha mencari nafkah.
“Ada nilai yang perlu dijaga di Antam, bukan hanya emas. Hari ini yang harus kita apresiasi adalah kondusifitas di Kecamatan Nanggung yang terus terjaga,” ujar Jaro Ade, Rabu (19/3/2025).
Ia menegaskan bahwa gurandil bukanlah pelaku tambang berskala besar, melainkan masyarakat kecil yang mencari emas dari bebatuan untuk kebutuhan sehari-hari.
Tak hanya itu, Jaro Ade juga mengatakan bahwa para gurandil sejatinya hanya berusaha mencari nafkah dengan berbekal karung dan palu untuk mencari emas, namun kerap kali saat melintas justru tertangkap patroli. Padahal, di waktu yang sama, kondisi di rumah mereka bisa sangat memprihatinkan, seperti istri yang tengah hamil atau melahirkan, sementara sang suami harus ditahan di kantor polisi.
Ia membandingkan bahwa kondisi para gurandil berbeda dengan pelaku tambang berskala besar yang menurutnya memiliki tujuan lain, yakni untuk mencari keuntungan maksimal seperti membeli mobil, bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Untuk itu, ia berharap hubungan antara PT Antam, masyarakat, dan seluruh elemen di Kecamatan Nanggung tetap terjalin dengan baik.
“Kondusifitas ini luar biasa. PT Antam mampu berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, Muspika, kepala desa, dan seluruh elemen di Kecamatan Nanggung. Ini harus dijaga dan dipertahankan,” tutupnya.
Editor : B. Supriyadi





































