TIMETODAY.ID — Dalam dunia komedi, seorang pelawak harus siap menghadapi berbagai situasi tak terduga. Hal ini dirasakan betul oleh Nunung, komedian senior yang telah berkarier sejak 1986. Sepanjang perjalanannya di dunia hiburan, ia mengalami berbagai pengalaman unik, mulai dari melawak di pemakaman hingga merayakan ulang tahun seekor kuda.
Salah satu pengalaman paling tak terlupakan bagi Nunung terjadi saat ia bersama grup lawaknya, Srimulat, mendapat undangan untuk tampil di Medan. Awalnya, mereka mengira akan menghibur dalam acara biasa. Namun, setibanya di lokasi, Nunung terkejut mendapati bahwa mereka justru dijadwalkan melawak di depan peti jenazah yang hendak dikuburkan.
“Dari Medan itu jauh banget berkilo-kilo. Tiba-tiba kok di tempat orang meninggal, aku kira mau mampir ngelayat dulu, terus ya sudah kita ikut ada peti jenazah tuh. Terus kita tampilkan Srimulat, itu aku lho gimana sih, kok depan peti jenazah ada panggung kecil ya. Ternyata disuruh menghibur,” kenangnya, dikutip dari Detikcom, Kamis (6/3).
Situasi tersebut membuat Nunung dan rekan-rekannya sempat kebingungan. Namun, sebagai profesional, mereka tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Di luar dugaan, keluarga jenazah justru tampak menikmati pertunjukan mereka.
“Ngelawak Srimulatan gitu. Itu kita ngelawak mikir ini apa. Tapi ya sudah kita sudah terbiasa, kita turuti saja. Yang saya lihat kayak keluarga jenazahnya tuh tepuk tangan, nyanyi-nyanyi muter-muter,” tuturnya.
Tak berhenti di situ, Nunung juga pernah mengalami pengalaman tak kalah unik saat diundang untuk tampil di acara ulang tahun. Namun, perayaan tersebut bukan untuk manusia, melainkan seekor kuda.
Saat itu, ia menerima undangan dari seorang pejabat untuk mengisi acara di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Ia mengira acara tersebut merupakan perayaan ulang tahun anggota keluarga pejabat itu. Namun, ia dibuat terkejut saat mengetahui siapa yang menjadi tokoh utama dalam perayaan tersebut.
“Kita datang, dikasih vila gede, pas masuk kok sepi, cuma ada tenda-tenda, sofa. Terus ada tirai merah, yang ulang tahun mana. Pas nyanyi happy birthday, dikerek tuh tirai, ternyata kuda,” ujarnya.
Nunung sempat tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, namun tetap menjalankan tugasnya dengan profesional.
“Yang nonton satu keluarga gitu doang. Beneran kuda, bagus tapi bener kudanya,” tambahnya.
Pengalaman-pengalaman tak biasa ini semakin membuktikan bahwa dunia komedi tidak hanya soal tawa, tetapi juga penuh dengan kejutan. Bagi Nunung, setiap panggung memiliki ceritanya sendiri, dan sebagai pelawak, ia tetap menjalani profesinya dengan penuh dedikasi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































