Mie Glosor Bogor, Sang Primadona Ramadan yang Tak Pernah Pudar

Mie glosor
Pekerja tengah menyelesaikan pesanan mie glosor di pabrik rumahan di Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Jawa Barat.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Ketika senja mulai mengejar bayangan di Kota Hujan, aroma mie mie glosor yang khas mulai menari-nari di udara, memanggil para pemburu takjil. Panganan berwarna kuning cerah ini, sang primadona Ramadan, selalu berhasil mencuri hati warga Bogor sebagai menu berbuka puasa.

Di sebuah pabrik rumahan di Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, kesibukan menggeliat bagai semut pekerja, menghasilkan mie glosor dalam jumlah fantastis.

Baca Juga :  Senyum Lepas 440 Narapidana Lapas IIA Bogor Terima Kado Kemerdekaan

Eman Sulaeman, sang maestro mie glosor, tengah menari di antara tumpukan sagu aren, memenuhi permintaan pasar yang melonjak bagai ombak di lautan.

Advertisement

Jika di hari biasa pabriknya hanya menghasilkan 2,5 ton mie glosor, kini di bulan Ramadan, angka itu melambung tinggi bagai roket, mencapai 30 ton per hari.

“Permintaan memang setinggi langit di bulan Ramadan ini. Untuk memenuhi permintaan kami juga merekrut puluhan pekerja,” ungkap Eman, Rabu (5/3/2025).

Baca Juga :  Cek Jadwal Buka Puasa Daerah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang

Mie glosor, sang duta kuliner Bogor, menyebar pesonanya hingga ke Cipanas, Cianjur, dan Leuwiliang. 90 persen produksinya membanjiri pasar Bogor, memuaskan perut kosong para pecinta kuliner lokal.

Berbagai cara menikmati mie kenyal ini, mulai dari dikombinasikan dengan sambal kacang yang pedas menggoda, hingga ditemani gorengan yang renyah menggigit. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel