Menilik Al-Qur’an Tulisan Tangan Ratusan Tahun di Bogor

Al-Qur'an
Al-Qur'an kuno, sebuah mahakarya yang ditulis tangan oleh KH Hasan Arya, seorang hafiz yang juga putra dari pendiri masjid, Tubagus Mustofa Albakrie.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Di jantung Kota Bogor, berdiri kokoh sebuah masjid yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang ajaran Islam. Masjid Al Mustofa, namanya, bukan sekadar bangunan tua, melainkan sebuah kapsul waktu yang menyimpan harta karun peradaban. Di dalamnya, tersimpan Al-Qur’an kuno, sebuah mahakarya yang ditulis tangan oleh KH Hasan Arya, seorang hafiz yang juga putra dari pendiri masjid, Tubagus Mustofa Albakrie.

“Itu karya KH Hasan Arya. Beliau adalah seorang Hafidz dan merupakan putra dari pendiri masjid ini, Eyang Tubagus Mustofa Albakrie,” ungkap Ahmad Kusnadi, Ketua DKM Masjid Al Mustofa, sembari menatap mushaf bersejarah itu dengan penuh penghormatan.

Lembaran-lembaran Al-Qur’an itu lebih tebal dari mushaf biasa, dengan sampul kulit yang kini mulai mengelupas, merapuhkan diri dimakan usia. Namun, tinta ayat-ayatnya masih menari-nari dengan jelas, seolah waktu tak mampu memudarkan cahayanya. Usia memang tak bisa dibohongi, warna kekuningan mulai merayap di setiap lembar, namun pesonanya tak pernah pudar.

Advertisement
Baca Juga :  Kisah Mencekam di Balik Kebakaran 4 Rumah Kontrakan di Bogor

Masjid ini bukan hanya tentang Al-Qur’an kuno. Bangunannya sendiri adalah lembaran sejarah yang terhampar luas. Menurut catatan para pendahulu, Masjid Al Mustofa telah berdiri sejak 1.300 tahun silam, namun pemerintah mencatatnya pada tahun 1.700. Didirikan oleh dua ulama besar, Mustofa Bakri dari Kesultanan Banten dan Pangeran Dita Manggala dari Kesultanan Cirebon, masjid ini telah mengalami tiga kali pemugaran, namun tetap mempertahankan keasliannya.

Tembok-temboknya yang kokoh terbuat dari batu kali, tanpa menggunakan slup, menjadi bukti kehebatan arsitektur masa lalu. Di bawah masjid, mengalir sumber air yang tak pernah surut, bahkan di musim kemarau panjang sekalipun. Airnya jernih, dapat diminum langsung, dan dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.

Baca Juga :  Kemah Bakti HMI Kota Bogor, Aksi Nyata Kontribusi Untuk Warga Mulyaharja

Kisah tentang keajaiban air ini telah menarik perhatian banyak orang, dari berbagai penjuru, seperti Sukabumi, Bandung, hingga mereka yang datang sekeluarga. Namun, pihak DKM Masjid Al Mustofa selalu mengingatkan bahwa kesembuhan sejati datang dari Tuhan Yang Maha Esa, bukan dari air itu sendiri.

Masjid Al Mustofa bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga cagar budaya yang menyimpan jejak peradaban Islam di Kota Bogor. Di setiap sudutnya, terpancar aura sejarah yang kuat, mengajak kita untuk merenungkan perjalanan panjang iman dan takwa. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel