Tips Merawat Gigi di Bulan Ramadan: Hindari Gigi Berlubang dan Sensitivitas

Menjaga kesehatan gigi selama bulan Ramadhan sangat penting untuk menghindari berbagai masalah seperti gigi berlubang dan sensitivitas gigi
ilustrasi menggosok gigi (ai)

TIMETODAY.ID — Menjaga kesehatan gigi selama bulan Ramadhan sangat penting untuk menghindari berbagai masalah seperti gigi berlubang dan sensitivitas gigi. Perubahan pola makan selama puasa, terutama konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan gigi.

Dampak Perubahan Pola Makan terhadap Kesehatan Gigi

Dokter Spesialis Konservasi Gigi dari Rumah Sakit Samarinda Medika Citra, Kalimantan Timur, Ayu Rafania Atikah, menjelaskan bahwa konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan dapat menyebabkan gigi berlubang. Minuman manis bersifat lengket dan mudah menempel di permukaan gigi, sementara minuman dingin atau panas ekstrem dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif.

Untuk menghindari masalah tersebut, disarankan untuk tetap rajin menyikat gigi saat puasa guna menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Advertisement

Waktu yang Tepat untuk Sikat Gigi saat Puasa

Menurut Ayu, waktu terbaik untuk menyikat gigi selama bulan Ramadhan adalah dua kali sehari, yaitu:

  1. Setelah sahur – Menyikat gigi setelah sahur dapat membantu membersihkan sisa makanan sebelum memulai puasa.
  2. Sebelum tidur malam – Sikat gigi di malam hari penting karena produksi air liur berkurang, sehingga bakteri dapat berkembang lebih cepat dan menyebabkan gigi berlubang.
Baca Juga :  Jangan Salah Cara, Begini Perawatan Gigi Palsu agar Tahan Lama

Banyak orang beranggapan bahwa sikat gigi cukup dilakukan pagi dan sore, padahal waktu yang lebih tepat adalah setelah sahur dan sebelum tidur malam.

Pentingnya Memberi Jeda Setelah Makan Sebelum Sikat Gigi

Dokter gigi dari Difa OHC, Adianti, menyarankan agar tidak langsung menyikat gigi setelah makan sahur atau berbuka. Sebaiknya, beri jeda minimal 15 menit agar kondisi mulut kembali normal sebelum menyikat gigi.

Penelitian tahun 2012 menunjukkan bahwa setelah makan dan minum, kondisi mulut menjadi asam. Jika langsung menyikat gigi dalam kondisi ini, lapisan email gigi bisa terkikis, menyebabkan dentin terpapar dan membuat gigi lebih sensitif terhadap makanan panas atau dingin.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi Selama Puasa

  1. Berkumur dengan air putih setelah makan untuk membantu menetralkan pH di mulut.
  2. Mengonsumsi makanan berserat, sayur, dan buah-buahan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.
  3. Menghindari makanan dan minuman dengan suhu ekstrem dalam waktu berdekatan agar gigi tidak terasa ngilu.
Baca Juga :  Puasa Ramadan bagi Pengidap Kolesterol Tinggi, Amankah?

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Menurut Islam

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, menyatakan bahwa secara fiqih, sikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa.

Namun, beliau menyebut bahwa menyikat gigi setelah dzuhur hukumnya makruh, yaitu tidak membatalkan puasa tetapi juga tidak mendapatkan pahala penuh karena berisiko mengurangi keberkahan puasa.

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa antara lain:

  • Makan dan minum sebelum berbuka
  • Berhubungan suami istri
  • Muntah yang disengaja

Dengan menjaga kesehatan gigi secara tepat selama bulan Ramadhan, puasa tetap bisa dijalankan dengan nyaman tanpa terganggu masalah gigi dan mulut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel