TIMETODAY.ID — Pramugari memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama penerbangan.
Salah satu tugas yang mereka lakukan saat proses boarding adalah menghitung jumlah penumpang. Mungkin Anda pernah melihat pramugari berdiri di pintu pesawat dengan tangan di belakang sambil menyapa penumpang.
Ternyata, di balik sikap ramah tersebut, mereka secara diam-diam menghitung jumlah penumpang yang naik ke pesawat untuk memastikan kecocokan dengan daftar manifes dan kapasitas pesawat.
Selain menghitung jumlah penumpang, pramugari juga memperhatikan kondisi fisik penumpang dari kepala hingga kaki. Tujuannya adalah mengidentifikasi penumpang yang dalam keadaan sehat dan bugar secara fisik, yang dapat membantu awak kabin dalam keadaan darurat.
Orang-orang seperti anggota militer, petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dokter, perawat, atau pilot yang sedang tidak bertugas sering disebut sebagai Able-Bodied Passengers (ABP) dan bisa diandalkan dalam situasi darurat.
Selain itu, pengamatan ini juga berguna untuk mendeteksi hal-hal mencurigakan, seperti penumpang yang membawa barang terlarang atau tanda-tanda perdagangan manusia. Dengan cara ini, keselamatan dan keamanan penerbangan dapat lebih terjaga.
Menariknya, beberapa pramugari menggunakan alat penghitung klik yang disembunyikan di tangan saat menyapa penumpang.
Dengan posisi tangan di belakang, mereka bisa menghitung jumlah penumpang dengan efisien tanpa menarik perhatian.
Praktik ini membantu memastikan jumlah penumpang sesuai dengan daftar manifes serta mendukung perhitungan berat dan keseimbangan pesawat.
Dalam beberapa kasus, pramugari juga menghitung jumlah kaki penumpang sebagai metode tambahan untuk memastikan akurasi perhitungan jumlah penumpang.
Hal ini penting karena kesalahan dalam perhitungan bisa berdampak pada keselamatan penerbangan, termasuk keseimbangan distribusi berat pesawat.
Dengan memahami tugas-tugas ini, kita bisa lebih menghargai peran pramugari dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan selama penerbangan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































