Dedi Mulyadi Siapkan Solusi untuk Jalur Tambang Parungpanjang, Bahas Teknis dengan Pemprov Banten

Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi saat mengunjungi Polres Bogor, Foto : timetoday.id/Amelia Azizah.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan Jalur Tambang Parungpanjang yang selama ini menjadi polemik di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Banten.

Dalam waktu dekat, Dedi berencana menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten guna membahas teknis pengelolaan jalur tersebut.

Jalur tambang yang melintasi Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin di Kabupaten Bogor telah lama menjadi sumber keluhan warga.

Advertisement

Aktivitas truk tambang yang lalu lalang 24 jam menyebabkan kerusakan jalan, polusi udara, hingga kemacetan yang menghambat mobilitas masyarakat. Selain itu, warga juga mengeluhkan kebisingan serta risiko kecelakaan akibat padatnya arus kendaraan berat.

Baca Juga :  Pesan Habib Bagir Al-Habsyi Diperingatan Maulid Nabi PWI Kota Bogor

Di sisi lain, keberadaan jalur tambang memiliki peran penting dalam sektor ekonomi, khususnya bagi industri pertambangan yang berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, solusi yang diambil harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kenyamanan warga.

Untuk merespons permasalahan ini, Dedi Mulyadi menjadwalkan pertemuan dengan Pemprov Banten pada Rabu mendatang di Polres Bogor. Ia menekankan bahwa pembahasan teknis mengenai jam operasional buka-tutup jalur tambang sangat krusial agar tidak berbenturan dengan aktivitas masyarakat setempat.

“Rabu kita akan bahas teknisnya. Kalau teknis anggarannya, kita sudah siap,” ujar Dedi, Senin (10/2/2025).

Baca Juga :  Pemkab Bogor Pastikan Kesiapan Kesehatan Jemaah Haji Lebih dari Kuota

Dedi memastikan bahwa anggaran untuk pengelolaan jalur tambang sudah tersedia. Langkah ini menunjukkan keseriusannya dalam menangani permasalahan yang sudah lama menjadi perhatian publik.

“Kita juga akan membahas teknis tutup bukanya, jam-jam operasionalnya, agar tidak berbenturan dengan kepentingan warga,” tegasnya.

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari koordinasi sebelumnya antara Dedi Mulyadi dengan Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih Rudy-Ade. Dalam diskusi tersebut, Dedi menargetkan penyelesaian masalah jalan tambang pada tahun 2026.

“Saya tidak mau berlarut-larut. Jalan tambang harus selesai pada 2026. Saya yang tanggung jawab,” ungkapnya melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.

Reporter: Amelia Azizah.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel