TIMETODAY.ID, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat mendukung rencana efisiensi anggaran yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pada 2025. Efisiensi ini mencakup pemangkasan perjalanan dinas serta kunjungan kerja DPRD Jabar.
Anggota Komisi IV sekaligus Anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat, Samsul Hidayat, menyatakan setuju dengan pengurangan anggaran tersebut demi optimalisasi penggunaan dana. Namun, ia menegaskan bahwa pos anggaran untuk reses tidak dapat dipangkas karena merupakan bagian dari penyerapan aspirasi masyarakat yang diatur dalam undang-undang.
DPRD Jabar belum membahas secara rinci pos anggaran yang akan diefisienkan. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar). Samsul meminta Pemprov Jabar segera menyusun draft pemangkasan dan realokasi anggaran agar pembahasan dapat berjalan efektif.
Rencana efisiensi anggaran ini juga mencakup pengkajian terhadap anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Samsul menyebut bahwa banyak BUMD yang tidak produktif dan tidak memberikan dividen bagi Pemprov Jabar, sehingga kemungkinan akan dilakukan restrukturisasi.
Pembahasan lebih lanjut mengenai efisiensi anggaran ini akan disesuaikan dengan visi dan misi Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, setelah pelantikannya minggu depan. ***





































