Kondisi Korban Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi, Sopir Truk Masih Belum Bisa Diperiksa

gerbang Tol Ciawi
Sebuah truk yang mengalami kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, tampak hangus dan rusak parah di lokasi penyimpanan barang bukti. Garis polisi dipasang untuk membatasi area investigasi. Kecelakaan ini menyebabkan delapan orang tewas dan 11 lainnya luka-luka. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Foto: Dok. timetoday.id

TIMETODAY.ID, BOGOR – Direktur RSUD Ciawi, dr. Fusia Meidiawaty, mengungkapkan bahwa satu dari lima korban kecelakaan maut di gerbang Tol Ciawi mengalami penurunan kondisi, sementara empat korban lainnya menunjukkan perkembangan meski belum pulih sepenuhnya.

Korban atas nama Wahyudin (61), yang sebelumnya sudah tidak memerlukan bantuan oksigen, mengalami sesak napas dan saat ini mendapat perawatan intensif dari tim dokter spesialis.

“Kondisi kelima korban masih stabil, namun Bapak Wahyudin mengalami penurunan dan sedang dipantau oleh dokter bedah saraf serta dokter bedah umum,” ujar dr. Fusia Meidiawaty kepada wartawan, Jumat (7/2/2025).

Advertisement
Baca Juga :  Dedi Mulyadi Prediksi Usia Kendaraan Picu Kecelakaan di Tol Ciawi

Wahyudin mengalami luka di kepala dan retak pada tulang dada yang menyebabkan sesak napas. Pihak rumah sakit terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisinya.

Sementara itu, sopir truk Bendi Wijaya, yang menjadi penyebab kecelakaan, belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Cedera kepala yang dialaminya membuatnya belum dapat diajak berkomunikasi secara intens, sehingga pihak kepolisian belum bisa melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Pj Bupati Bogor dan DPRD Setujui Raperda RPJPD 2025-2045

“Sopir truk masih merasakan sakit serius meski sudah diberikan obat, dan terus mendapatkan penanganan medis,” jelas dr. Fusia.

Di sisi lain, korban balita Ryuji Adriana mengalami perbaikan kondisi yang menggembirakan, meski masih dalam pemantauan akibat cedera kepala.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik agar proses pemulihan korban berjalan optimal,” tutup dr. Fusia. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel