Resep Bika Ambon Anti Gagal, Kenyal dan Penuh Sarang!

Bika Ambon
Bika ambon

TIMETODAY.ID – Bika Ambon adalah kue tradisional Indonesia yang terkenal berasal dari Medan, Sumatera Utara. Meskipun namanya mengandung kata “Ambon”, kue ini tidak berasal dari Ambon. Ada beberapa teori mengenai asal-usul namanya:

  1. Lokasi Penjualan Pertama: Bika Ambon pertama kali dijual di simpang Jalan Ambon, Sei Kera, Medan. Nama kue ini diambil dari lokasi penjualannya.
  2. Pengaruh Kue Bingka: Kue ini merupakan hasil modifikasi dari kue tradisional Melayu bernama bika atau bingka. Untuk membedakannya, ditambahkan nira atau tuak enau sebagai pengembang, sehingga menghasilkan tekstur berongga yang khas.

Berikut adalah resep sederhana untuk membuat Bika Ambon di rumah:

Bahan-Bahan:

Advertisement
  • 200 ml santan kental
  • 2 lembar daun pandan
  • 5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1/2 sendok teh kunyit bubuk (untuk pewarna alami)
  • 100 gram tepung tapioka
  • 50 gram tepung terigu
  • 150 gram gula pasir
  • 1/2 sendok makan ragi instan
  • 4 butir telur ayam
  • 1/4 sendok teh garam
Baca Juga :  CLOSE YOUR EYES Raih Rekor Baru, Mini Album ‘blackout’ Hampir Dua Kali Lipat dari Penjualan Sebelumnya

Cara Membuat:

  1. Persiapan Santan:
    • Rebus santan bersama daun pandan, daun jeruk, serai, dan kunyit bubuk hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah. Angkat dan biarkan hangat.
  2. Membuat Adonan Biang:
    • Campurkan ragi instan dengan 50 ml air hangat dan 1 sendok teh gula pasir. Aduk rata dan diamkan selama 10 menit hingga berbuih.
  3. Membuat Adonan Utama:
    • Kocok telur dan sisa gula pasir hingga gula larut.
    • Masukkan campuran tepung tapioka dan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diayak dan diaduk rata.
    • Tuangkan adonan biang, aduk hingga tercampur.
    • Saring santan yang telah hangat, lalu tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil diaduk hingga rata.
    • Tambahkan garam, aduk kembali hingga adonan licin.
  4. Fermentasi:
    • Tutup adonan dengan kain bersih dan diamkan selama 2-3 jam di tempat hangat hingga adonan mengembang dan muncul gelembung.
  5. Pemanggangan:
    • Panaskan oven pada suhu 180°C.
    • Olesi loyang dengan minyak atau margarin, lalu alasi dengan kertas roti.
    • Tuang adonan ke dalam loyang hingga setinggi 3/4 bagian.
    • Panggang selama 40-50 menit atau hingga permukaan kue berwarna keemasan dan bagian dalamnya matang.
    • Setelah matang, keluarkan kue dari oven dan biarkan dingin sebelum dipotong.***
Baca Juga :  Weton Hari Ini: Mengenal Kalender Jawa Senin Pahing, 27 Oktober 2025

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel