TIMETODAY.ID, PEKANBARU – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Riau memastikan persiapan penyelenggaraan telah mencapai 100 persen.
Berbagai aspek teknis, termasuk logistik, akomodasi, dan transportasi bagi tamu undangan, telah disiapkan secara matang untuk mendukung kelancaran acara yang berlangsung pada 6-10 Februari 2025.
Ketua Panitia HPN 2025 Riau, Marthen Slamet Susanto, menyatakan kerja sama antara panitia lokal dan pusat menjadi faktor utama dalam penyempurnaan persiapan.
Pihaknya telah menyiapkan sistem penyambutan tamu secara profesional, mulai dari kedatangan di bandara hingga penginapan di hotel berbintang di Pekanbaru.
Layanan transportasi khusus juga disiapkan guna memastikan kenyamanan peserta, termasuk pejabat negara, pemimpin media nasional, dan tokoh pers Indonesia.
Ketua Umum PWI Pusat sekaligus Penanggung Jawab HPN 2025, Zulmansyah Sekedang, mengapresiasi kerja keras panitia dalam mempersiapkan acara.
Ia menyebut HPN 2025 sebagai ajang strategis untuk memperkuat peran pers nasional dalam membangun integritas dan profesionalisme menuju Indonesia Emas.
HPN 2025 akan menghadirkan berbagai agenda penting, seperti seminar nasional tentang industri kelapa sawit berkelanjutan bersama GAPKI, seminar energi terkait swasembada energi nasional, serta seminar kesehatan tentang optimalisasi program ibu dan anak. Acara ini juga akan diisi dengan diskusi media yang melibatkan pemimpin redaksi, wartawan senior, akademisi, dan praktisi media.
Sebagai bagian dari perayaan, panitia akan menggelar jalan sehat pada 9 Februari 2025 di kawasan Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Kegiatan ini diharapkan dapat menarik partisipasi luas dari masyarakat.
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, mengajak seluruh insan pers di Riau untuk turut serta menyukseskan HPN 2025.
Ia menegaskan bahwa ini adalah kesempatan bagi Riau untuk menunjukkan peran strategis pers dalam pembangunan nasional. Dengan koordinasi yang matang, HPN 2025 diharapkan menjadi perhelatan sukses yang berdampak positif bagi dunia pers dan masyarakat luas. ***





































