TIMETODAY.ID – Setelah kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, otoritas penerbangan negara itu memutuskan untuk melakukan perubahan pada struktur pembatas beton di ujung landasan pacu di berbagai bandara.
Insiden tersebut terjadi pada 12 Januari 2025, ketika pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan yang mengakibatkan 179 dari 181 penumpang dan awak kabin meninggal dunia.
Pesawat itu dilaporkan menabrak pembatas beton di ujung landasan pacu, yang diyakini menjadi faktor penyebab utama kecelakaan tersebut.
Pembatas beton yang digunakan sebelumnya berfungsi untuk menahan sistem navigasi pesawat yang dikenal dengan nama localiser.
Namun, struktur ini dinilai berisiko tinggi untuk keselamatan pesawat, terutama dalam keadaan darurat.
Sebagai tindak lanjut dari insiden ini, pemerintah Korea Selatan berencana untuk mengganti desain pembatas beton dengan struktur yang lebih aman dan tidak membahayakan pesawat yang mengalami kecelakaan.
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penerbangan di seluruh bandara Korea Selatan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































