Presiden Mahasiswa Soroti Dualisme Kepemimpinan Kadin Kota Bogor

Kadin Kota Bogor
Presiden Mahasiswa Universitas Binaniaga, Muhammad Azrin. Foto : Dokumentsi pribadi.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Kisruh dualisme kepemimpinan yang melanda Kadin Kota Bogor mendapat perhatian dari Presiden Mahasiswa Universitas Binaniaga, Muhammad Azrin.

Ia menyoroti dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari perpecahan tersebut terhadap perekonomian daerah.

“Perpecahan seperti ini dapat menimbulkan dampak besar bagi perekonomian daerah. Perpecahan ini berpotensi mengganggu kestabilan ekonomi dengan berbagai dampak negatif,” ujar Azrin, Senin (6/1/2025).

Advertisement

Menurutnya, peran dunia usaha, baik besar maupun kecil, sangat vital bagi perekonomian Kota Bogor. Sektor-sektor utama seperti perdagangan dan pariwisata berkontribusi signifikan terhadap pendapatan pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga :  Carut-Marut PPDB Zonasi Kota Bogor, Presiden Mahasiswa Universitas Binaniaga Angkat Bicara

“Ketika dunia usaha terganggu, pendapatan daerah akan menurun. Hal ini tentu akan menghambat kemampuan Pemerintah Kota Bogor dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Konflik ini harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Azrin juga menilai ketegangan tersebut dapat merusak iklim investasi di Kota Bogor. Ia menyebut bahwa situasi usaha yang tidak kondusif akan membuat investor, baik lokal maupun asing, ragu untuk berinvestasi.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal di Bogor Barat Jadi Perhatian Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara

“Penurunan investasi ini akan memperburuk prospek jangka panjang pertumbuhan ekonomi kota dan mengurangi daya saing daerah,” tambah Azrin.

Ia pun mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang berusaha memecah belah dunia usaha, demi menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan pembangunan daerah. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel