TIMETODAY.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) meminta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memanfaatkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako dengan bijaksana.
Direktur Jaminan Sosial Kemensos, Faisal, mengatakan pencairan bansos Desember 2024 sudah dimulai melalui dua jalur, yaitu Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
“Bagi KPM yang bantuannya disalurkan melalui Himbara, dana sudah masuk ke rekening dan dapat digunakan. Sedangkan penyaluran melalui PT Pos akan cair pada minggu ketiga Desember. Kami ingatkan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan bijak,” ujar Faisal dikutip dari kontan.co.id
Metode Penyaluran dan Besaran Bantuan
PT Pos Indonesia menyediakan tiga metode penyaluran, yakni pengambilan langsung di kantor pos, melalui komunitas di daerah terpencil (3T), serta pengantaran langsung ke rumah untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Besaran bantuan PKH mencakup:
Komponen Kesehatan:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000 per tahap
Komponen Pendidikan:
- SD: Rp225.000 per tahap
- SMP: Rp375.000 per tahap
- SMA: Rp500.000 per tahap
Komponen Kesejahteraan Sosial:
- Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap
Sementara untuk BPNT/Sembako, nominal bantuan adalah Rp200.000 per bulan per KPM. Penyaluran Desember mencakup periode Juli-Desember melalui PT Pos dan November-Desember melalui Himbara.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
KPM dapat mengecek status penerima bantuan melalui laman resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id. Caranya:
- Masukkan wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa).
- Ketik nama penerima sesuai e-KTP.
- Masukkan kode verifikasi.
- Klik “Cari Data” untuk melihat status.
Faisal menegaskan agar bantuan tidak digunakan untuk kebutuhan yang tidak produktif seperti rokok. ***





































