34 Kebakaran Landa Kabupaten Bogor, 12 Kasus Akibat Lahan Kering

34 kebakaran
ILUSTRASI : Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat berupaya memadamkan kobaran api yang membakar pabrik mika lampu reflektor di Jalan Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (23/10/2024). FOTO : DOK. DAMKAR KABUPATEN BOGOR.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencatat sebanyak 34 kebakaran terjadi sepanjang Juni hingga Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 12 kasus di antaranya merupakan kebakaran lahan yang dipicu kondisi musim kemarau.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, meningkatnya kejadian kebakaran lahan dalam dua bulan terakhir tak lepas dari kondisi cuaca yang terus memanas seiring datangnya musim kemarau. Suhu udara yang tinggi membuat vegetasi kering dan mudah tersulut hanya dari percikan api kecil.

Baca Juga :  Detik-detik Mobil Dinas Kecamatan Gunung Sindur Dibobol Maling, Laptop Raib

“12 itu adalah kebakaran lahan, kebun, pembuangan sampah, dan sejenisnya. Sudah tentu ini terjadi salah satunya diakibatkan oleh kelalaian manusia,” kata Yudi, Senin (13/7/2026).

Advertisement

Ia menyebut, kejadian kebakaran selama dua bulan terakhir tersebar hampir merata di 11 sektor pelayanan Damkar Kabupaten Bogor. Sektor-sektor tersebut meliputi Cibinong, Cileungsi, Cariu, Gunung Putri, Bogorindo, Sentul City, Ciawi, Ciomas, Parung, Parung Panjang, dan Leuwiliang.

“Hampir merata tersebar di 11 sektor yang ada,” tutur Yudi.

Merespons kondisi tersebut, Yudi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama yang berpotensi memicu api, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Ia mengingatkan, suhu udara yang terik belakangan ini membuat api lebih mudah menyambar benda-benda di sekitar.

Baca Juga :  Begini Cara RSUD Leuwiliang Memberikan Penyuluhan Kesehatan Pada Masyarakat

“Jangan tinggalkan penyebab munculnya api di sekitar kita, karena dengan panas yang terik saat ini akan menjadi mudah timbulnya api,” ungkap Yudi.

Yudi juga mengajak seluruh warga Kabupaten Bogor untuk saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain demi mencegah kebakaran meluas, khususnya selama musim kemarau berlangsung.

“Mari semua masyarakat peduli dengan diri sendiri dan lingkungannya, kita saling mengingatkan,” sambungnya.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel