Mata Air Menyusut, 755 Warga Babakan Madang Krisis Air Bersih

Krisis air bersih
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak krisis air di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Warga tampak antre menampung air menggunakan ember, baskom, dan jeriken akibat menyusutnya debit mata air dan sumur di wilayah tersebut. FOTO : BPBD KABUPATEN BOGOR.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Ratusan warga di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami krisis air bersih. Kondisi ini dipicu menurunnya debit mata air dan sumur warga akibat berkurangnya curah hujan di wilayah tersebut.

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan, krisis air bersih mulai dirasakan warga sejak Senin (6/7/2026).

‎“Intensitas hujan menurun di wilayah itu, sumber mata air warga berkurang, dan warga kesulitan memenuhi air bersih,” kata Adam saat dihubungi, Rabu (8/7/2026).

Advertisement
Baca Juga :  Juru Parkir di Makassar Ditemukan Tak Bernyawa

‎Kekeringan melanda dua wilayah, yakni Kampung Galewer RT 01 dan RT 02 RW 04, serta Kampung Sukamantri RT 03 RW 13. Akibatnya, warga di kedua wilayah tersebut kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk kegiatan sehari-hari.

‎Berdasarkan data BPBD, sedikitnya 195 kepala keluarga atau 755 jiwa terdampak krisis air bersih ini. Rinciannya, Kampung Galewer RT 01 RW 04 sebanyak 52 KK atau 206 jiwa, Kampung Galewer RT 02 RW 04 sebanyak 70 KK atau 234 jiwa, dan Kampung Sukamantri RT 03 RW 13 sebanyak 73 KK atau 315 jiwa.

Baca Juga :  Komisi IX DPR RI Minta Keamanan Makanan Program Makan Bergizi Gratis Siswa Terjaga 

‎Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan asesmen ke lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan aparat setempat. Sebagai langkah penanganan awal, pihaknya turut menyalurkan bantuan sebanyak 10.000 liter air bersih yang dikirim dalam dua tahap.

‎“Untuk sementara, kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Adam.

‎Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi krisis air bersih di wilayah masing-masing, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel