TIMETODAY.ID, JAKARTA — Rosemary oil belakangan semakin banyak digunakan sebagai solusi alami untuk mengurangi kerontokan dan membantu pertumbuhan rambut. Popularitasnya meningkat seiring maraknya informasi di media sosial yang menyebut bahan herbal tersebut mampu menjadi alternatif perawatan rambut tanpa obat-obatan.
Namun, tidak sedikit pengguna yang mengaku belum mendapatkan hasil sesuai harapan. Menurut dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, kondisi tersebut kerap terjadi karena rosemary oil digunakan sebagai satu-satunya metode perawatan, padahal kesehatan rambut dipengaruhi oleh banyak faktor.
Dr. Aditya menjelaskan, efektivitas rosemary oil sering dibandingkan dengan minoxidil, obat yang umum digunakan untuk menangani kerontokan hingga kebotakan. Meski demikian, keduanya memiliki tingkat efektivitas yang berbeda.
“Di sini penelitian mengatakan, rosemary itu hanya memiliki efektivitas yang setara dengan minoxidil 2 persen. Sementara minoxidil 5 persen masih menjadi standar terapi medis untuk mengatasi kebotakan,” kata dr. Aditya.
Menurutnya, perbandingan tersebut kerap membuat sebagian orang menganggap rosemary oil tidak memberikan manfaat yang signifikan. Padahal, bahan alami tersebut tetap berpotensi membantu kesehatan rambut jika digunakan sebagai bagian dari perawatan yang lebih menyeluruh.
“Lalu bagaimana kalau tetap ingin memakai rosemary oil karena tidak cocok menggunakan minoxidil? Alternatifnya, kalian tetap bisa menggunakan rosemary oil, tetapi jangan digunakan secara tunggal. Karena dia tidak bisa bekerja secara efektif sendirian,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Aditya menuturkan bahwa pertumbuhan rambut tidak hanya bergantung pada produk yang dioleskan ke kulit kepala. Folikel rambut juga membutuhkan dukungan nutrisi dari dalam tubuh agar dapat bekerja secara optimal.
“Folikel rambut membutuhkan dukungan nutrisi, baik dari dalam tubuh seperti makanan bergizi dan vitamin D, maupun dari luar melalui produk topikal yang digunakan langsung pada kulit kepala,” tuturnya.
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak terpaku pada satu kandungan tertentu saat memilih produk perawatan rambut. Kombinasi perawatan yang tepat, pola makan sehat, serta konsistensi dalam menjalankan rutinitas perawatan dinilai lebih berperan dalam mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.
“Kesimpulannya, jangan hanya fokus pada kandungan rosemary-nya saja. Yang perlu diperhatikan adalah memilih formulasi yang lengkap dan tepat untuk mengoptimalkan pertumbuhan rambut,” pungkasnya.
Para ahli menilai perawatan rambut yang efektif memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Selain penggunaan produk yang sesuai, faktor seperti kecukupan nutrisi, kesehatan kulit kepala, kualitas tidur, hingga pengelolaan stres juga turut memengaruhi kondisi rambut dalam jangka panjang.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































