Traveling Saat Hamil Tetap Aman, Asal Perhatikan 5 Hal Penting Ini

traveling
ilustrasi liburan di saat hamil. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Kehamilan bukan berarti harus menghentikan semua aktivitas, termasuk traveling atau bepergian untuk berlibur. Selama kondisi kehamilan sehat dan mendapat izin dari dokter, ibu hamil tetap bisa menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.

Banyak calon ibu yang memilih melakukan perjalanan untuk melepas penat atau sekadar menikmati waktu bersama keluarga sebelum kelahiran buah hati. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap menyenangkan tanpa mengganggu kesehatan ibu maupun janin.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi menyebutkan bahwa waktu yang relatif paling aman untuk melakukan perjalanan adalah saat memasuki trimester kedua kehamilan, yakni antara usia kehamilan 14 hingga 28 minggu. Pada periode ini, keluhan mual dan muntah biasanya sudah berkurang, sementara risiko persalinan prematur masih relatif rendah.

Advertisement

Berikut beberapa tips aman traveling bagi ibu hamil agar tetap bisa healing tanpa rasa khawatir.

1. Konsultasikan dengan Dokter Sebelum Berangkat

Sebelum merencanakan perjalanan, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan janin, terutama jika memiliki riwayat komplikasi kehamilan seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, atau risiko persalinan prematur.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Trimester kedua sering dianggap sebagai waktu terbaik untuk bepergian. Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya masih mengalami morning sickness yang cukup mengganggu. Sementara pada trimester ketiga, perut yang semakin besar dapat membuat perjalanan menjadi kurang nyaman.

Baca Juga :  Program Hamil Lancar, Hindari 9 Olahraga Berisiko Ini

3. Hindari Duduk Terlalu Lama

Saat melakukan perjalanan jauh dengan mobil, kereta, atau pesawat, ibu hamil dianjurkan untuk bergerak setiap satu hingga dua jam sekali. Berjalan ringan dan melakukan peregangan sederhana dapat membantu melancarkan sirkulasi darah serta mengurangi risiko pembengkakan pada kaki.

4. Tetap Terhidrasi

Kebutuhan cairan selama kehamilan meningkat. Karena itu, jangan lupa membawa air minum dan minum secara teratur selama perjalanan. Dehidrasi dapat memicu kontraksi hingga membuat tubuh lebih cepat lelah.

5. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Pilih pakaian longgar dan berbahan lembut agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan. Hindari pakaian yang terlalu ketat karena dapat menghambat peredaran darah dan membuat ibu hamil lebih mudah merasa tidak nyaman.

6. Siapkan Camilan Sehat

Membawa camilan sehat seperti buah, biskuit gandum, kacang-kacangan, atau yogurt dapat membantu menjaga energi selama perjalanan. Selain itu, camilan juga dapat mengurangi rasa mual yang terkadang muncul secara tiba-tiba.

7. Bawa Dokumen dan Perlengkapan Medis

Jangan lupa membawa buku pemeriksaan kehamilan, hasil USG terbaru, kartu identitas, serta obat-obatan yang diresepkan dokter. Dokumen ini akan sangat membantu apabila terjadi kondisi darurat selama perjalanan.

Baca Juga :  8 Rekomendasi Drama Korea Pendek Romantis, Cocok Ditonton Saat Waktu Luang

8. Kenali Tanda Bahaya

Segera hentikan perjalanan dan cari bantuan medis jika mengalami gejala seperti perdarahan, kontraksi yang teratur, nyeri perut hebat, pusing berat, atau berkurangnya gerakan janin. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila tubuh memberi sinyal tidak nyaman.

Pilih Destinasi yang Ramah untuk Bumil

Selain memperhatikan kondisi kesehatan, ibu hamil juga disarankan memilih destinasi yang tidak terlalu ekstrem. Hindari aktivitas berisiko tinggi seperti olahraga ekstrem, mendaki gunung dengan jalur berat, atau perjalanan yang membutuhkan tenaga berlebihan.

Sebaliknya, pilih tempat wisata yang nyaman, memiliki akses fasilitas kesehatan yang memadai, serta menyediakan area istirahat yang cukup.

Traveling saat hamil bukanlah hal yang dilarang. Dengan persiapan yang matang, memperhatikan kondisi tubuh, dan mengikuti anjuran dokter, ibu hamil tetap bisa menikmati momen liburan dengan aman dan menyenangkan.

Jadi, buat para bumil, tidak perlu khawatir berlebihan. Tetap bisa healing, menikmati perjalanan, dan menciptakan kenangan indah selama masa kehamilan, asalkan keselamatan ibu dan janin tetap menjadi prioritas utama.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel