
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Nama Fatimah Azzahra mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah cuplikan video dirinya berdebat soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebar luas pada Kamis (18/6/2026). Mahasiswa program sarjana kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023 yang kini menjabat Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2026 itu menarik perhatian publik lewat cara penyampaian argumen yang dinilai lugas serta sistematis.
Sosoknya mencuat dalam forum diskusi yang membahas salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Fatimah berhadapan dengan Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong. Ia menilai program MBG tidak dapat dipandang semata-mata sebagai upaya penanganan stunting, melainkan juga memberi dampak ekonomi yang lebih luas karena melibatkan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM sebagai pemasok dapur-dapur MBG di berbagai daerah. Ia juga menyinggung kondisi anak-anak di wilayah kepulauan yang kerap berangkat sekolah dalam keadaan lapar.
Menanggapi pandangan itu, Fatimah menyoroti persoalan lain yang menurutnya lebih mendesak untuk diselesaikan pemerintah, yakni akses pendidikan dan infrastruktur dasar yang masih menjadi hambatan di sejumlah daerah.
“Ada sesuatu yang lebih genting sebetulnya dari mengisi perut lapar,” ujar Fatimah Azzahra, dikutip Kamis (18/6/2026).
Pernyataan tersebut kemudian memicu diskusi luas di media sosial. Sejumlah warganet memberi apresiasi atas keberanian Fatimah menyuarakan pandangan kritis terkait prioritas pembangunan, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur dasar.
Rekam Jejak Organisasi dan Prestasi Akademik
Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, Fatimah aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan sepanjang masa studinya di FKUI. Sebelum menjabat Wakil Ketua BEM UI pada 2026, ia tercatat sebagai Head of 2nd Commission Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia (DPM UI) pada 2025, posisi yang membuatnya terlibat dalam penyusunan mekanisme fit and proper test serta pembentukan panitia khusus rancangan peraturan di lingkungan kampus.
Ia juga pernah menjadi orator dalam kegiatan “Independence of the Medical Profession” yang diselenggarakan Dewan Guru Besar FKUI bersama BEM FKUI pada 2025, serta menjabat Head of Community of Neuroscience and Psychiatry (CORE) FKUI pada 2024. Selain itu, Fatimah pernah menjadi project officer kegiatan sosial Semarak Ramadhan Forum Studi Islam FKUI.
Di bidang akademik, Fatimah bersama timnya meraih juara I dalam kompetisi riset nasional The 17th Liver Update pada Mei 2025, dengan penelitian di bidang hepatologi yang dinilai unggul dari segi metodologi maupun urgensi klinis.
Kombinasi pengalaman organisasi, prestasi riset, serta kemampuannya menyampaikan gagasan di ruang publik membuat sosok Fatimah kini banyak dibicarakan, terutama setelah penampilannya dalam diskusi program MBG memperkenalkannya kepada publik yang lebih luas.



































