Baju Polyester Menyebabkan Bau Badan? Simak Penjelasan dan Solusinya

Bau
Ilustrasi bau badan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sudah mandi, memakai deodoran, bahkan menjaga kebersihan tubuh dengan baik, tetapi area ketiak tetap mengeluarkan bau tidak sedap saat mengenakan pakaian tertentu? Penyebabnya bisa jadi bukan berasal dari tubuh, melainkan dari bahan pakaian yang digunakan.

Bahan sintetis seperti polyester diketahui lebih mudah menimbulkan aroma tidak sedap dibandingkan bahan alami. Kondisi ini berkaitan dengan karakteristik serat polyester yang mampu mengikat minyak tubuh, namun kurang efektif menyerap keringat.

Keringat Tidak Berbau, Bakteri Jadi Penyebab Utama

Pada dasarnya, keringat manusia tidak memiliki bau. Aroma tidak sedap muncul ketika bakteri yang hidup secara alami di permukaan kulit memecah keringat dan minyak atau sebum yang diproduksi tubuh.

Advertisement

Masalahnya, polyester memiliki sifat oleophilic atau mudah menarik minyak, sekaligus hydrophobic yang berarti menolak air. Akibatnya, minyak tubuh dapat menempel kuat pada serat kain, sementara keringat tidak terserap dengan optimal.

Kombinasi tersebut menciptakan lingkungan hangat, lembap, dan kaya minyak di area ketiak, yang menjadi tempat ideal bagi bakteri penyebab bau berkembang biak.

Baca Juga :  Jangan Dibiarkan! Ini Penyebab dan Solusi Tempat Sampah Cepat Bau

Area Ketiak Jadi Tempat Favorit Bakteri

Berbeda dengan katun yang memiliki sirkulasi udara lebih baik dan mampu menyerap kelembapan, polyester cenderung menahan residu minyak pada seratnya. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah bertahan dan berkembang.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa beberapa jenis bakteri penyebab bau badan dapat tumbuh lebih cepat pada kain berbahan polyester dibandingkan katun. Salah satu bakteri yang sering dikaitkan dengan aroma tubuh menyengat adalah Micrococcus, yang berkembang lebih subur pada serat sintetis.

Pilih Bahan Alami untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi orang yang mudah berkeringat, penggunaan pakaian berbahan alami seperti katun, linen, atau wol ringan dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman. Selain memiliki daya serap yang baik, bahan-bahan tersebut juga membantu menjaga sirkulasi udara sehingga kulit tetap kering.

Baca Juga :  Rekomendasi Parfum Wanita Terbaik untuk Meningkatkan Percaya Diri di Tempat Kerja

Sementara itu, bagi yang sering menggunakan pakaian olahraga berbahan polyester, perawatan khusus perlu dilakukan agar bau tidak menempel permanen pada kain.

Tips Mencegah Bau pada Pakaian Polyester

Untuk mengurangi risiko munculnya bau tidak sedap pada pakaian berbahan sintetis, beberapa langkah berikut dapat diterapkan:

  • Segera cuci pakaian setelah digunakan, terutama setelah berolahraga.
  • Hindari menumpuk pakaian basah atau berkeringat di keranjang cucian.
  • Gunakan deterjen yang mampu mengangkat minyak dan bakteri secara efektif.
  • Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan.
  • Jika memungkinkan, pilih pakaian dengan kombinasi bahan yang memiliki sirkulasi udara lebih baik.

Meski sering dianggap sebagai tanda kurang menjaga kebersihan tubuh, bau ketiak ternyata tidak selalu berasal dari tubuh itu sendiri. Dalam beberapa kasus, bahan pakaian yang dikenakan justru menjadi faktor utama yang memicu munculnya aroma tidak sedap. Dengan memilih bahan yang tepat dan merawat pakaian secara benar, masalah ini dapat diminimalkan.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel