Jaro Ade Dituding Intervensi, Begini Pengakuan Para Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong

Cijeruk
Jaro Ade Dituding Intervensi, Begini Pengakuan Para Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong. Foto: Ist

TIMETODAY.ID, BOGOR — Tudingan tidak berdasar yang dilontarkan kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi oleh orator demo di depan Kantor BPN Bogor beberapa waktu lalu terbantahkan oleh pengakuan jujur dari beberapa kepala desa di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Di mana saat itu, orator demonstrasi bernama Yusuf Bachtiar menuding Wakil Bupati Bogor melakukan intervensi terhadap para kepala desa di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong terkait lahan PT BSS.

Dalam video yang beredar, Kepala Desa Cijeruk, Asep Saepul Rohman, membantah tudingan bahwa dirinya diintervensi oleh Wakil Bupati Bogor sebagaimana yang disampaikan Yusuf saat melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor BPN Kabupaten Bogor.

Advertisement

“Menyikapi permasalahan kemarin bahwa kepala desa se-Kecamatan Cijeruk diintervensi oleh Wakil Bupati Bogor, saya Haji Asep Saepul Rohman, Kepala Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, tidak pernah merasa diintervensi oleh Wakil Bupati Bogor,” kata Asep dalam video tersebut.

Menurut Asep, Bupati dan Wakil Bupati Bogor layaknya orang tua bagi para kepala desa sekaligus menjadi tempat berkonsultasi ketika terdapat berbagai permasalahan di tingkat desa.

“Baik Bupati maupun Wakil Bupati Bogor merupakan tempat kami para kepala desa untuk berkonsultasi dan meminta solusi jika ada permasalahan di desa kami masing-masing. Sekali lagi saya tegaskan, kami para kepala desa di Kecamatan Cijeruk tidak diintervensi oleh Bapak Wakil Bupati Bogor,” tegas Asep.

Baca Juga :  Heboh Pungutan di SMAN 2 Cileungsi, Orang Tua Wajib Bayar Makan Siang Guru!

Tidak hanya Asep, Kepala Desa Cijeruk, Herman selaku Kepala Desa Tanjungsari yang juga berasal dari Kecamatan Cijeruk mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, tudingan Yusuf terhadap Jaro Ade selaku Wakil Bupati Bogor tidak memiliki dasar yang jelas.

“Saya sebagai Kepala Desa Tanjungsari tidak pernah merasa diintervensi oleh Wakil Bupati Bogor, Bapak Jaro Ade. Apa pun yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor sebagai pimpinan merupakan arahan, masukan, dan solusi bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan desa,” kata Herman.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Muhamad Rifki Abdilah. Ia membuat video pernyataan yang menegaskan bahwa Wakil Bupati Bogor tidak pernah melakukan intervensi terhadap dirinya maupun kepala desa lainnya.

“Menyikapi pemberitaan yang beredar bahwa seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk diintervensi oleh Bapak Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, saya nyatakan bahwa kami tidak pernah diintervensi,” tutur Rifki dalam video tersebut.

Baca Juga :  Mendag Zulkifli Hasan Kunjungi Pembangunan Pasar Tanah Baru Kota Bogor

Kepala Desa Tugujaya itu mengaku kerap berkonsultasi dengan Bupati maupun Wakil Bupati Bogor terkait arah kebijakan desa yang dipimpinnya.

Menurutnya, hubungan para kepala desa dengan Bupati dan Wakil Bupati Bogor bukan hanya sebatas hubungan antara pimpinan dan bawahan, melainkan seperti orang tua yang membimbing anak-anaknya.

“Saya secara pribadi sering berkonsultasi kepada Wakil Bupati maupun Bupati Bogor terkait berbagai permasalahan yang ada di desa. Hal itu saya lakukan agar pemerintah desa tidak salah dalam mengambil langkah dan kebijakan, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir video, Rifki kembali menegaskan bahwa tudingan Yusuf yang menyebut Wakil Bupati Bogor melakukan intervensi terhadap seluruh kepala desa di Kecamatan Cigombong maupun Kecamatan Cijeruk tidak benar.

“Saya tegaskan kembali bahwa kami para kepala desa tidak pernah diintervensi oleh Wakil Bupati Bogor terkait permasalahan pertanahan, khususnya di Desa Tugujaya,” pungkasnya.

Para kepala desa pun menyatakan akan terus menjaga kekompakan dan sinergi dengan pemerintah kecamatan, Bupati Bogor, serta Wakil Bupati Bogor dalam membangun Kabupaten Bogor. Mereka juga berkomitmen mengutamakan kepentingan masyarakat serta mendukung investasi yang ramah lingkungan.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel