TIMETODAY.ID, JAKARTA — Gangguan fungsi ginjal tidak selalu langsung terlihat dari perubahan pada urine. Dalam banyak kasus, tubuh justru memberi sinyal awal melalui bagian bawah tubuh, terutama kaki dan pergelangan kaki. Sayangnya, tanda-tanda ini kerap dianggap sepele karena mirip dengan kelelahan biasa.
Ginjal yang mulai tidak bekerja optimal akan memengaruhi keseimbangan cairan, mineral, hingga sirkulasi dalam tubuh. Akibatnya, sejumlah perubahan bisa muncul secara perlahan tanpa disadari.
1. Kaki dan pergelangan bengkak
Salah satu tanda yang paling umum adalah pembengkakan pada pergelangan kaki, telapak kaki, hingga tungkai bawah. Kondisi ini terjadi karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dan garam dengan baik, sehingga menumpuk di jaringan tubuh bagian bawah.
2. Rasa gatal yang tidak biasa
Sebagian penderita gangguan ginjal juga merasakan gatal yang muncul dari dalam kulit, terutama di area kaki, lengan, atau punggung. Kondisi ini berkaitan dengan ketidakseimbangan mineral dan penumpukan zat sisa dalam tubuh yang tidak tersaring sempurna.
3. Kram otot di kaki
Kram pada kaki atau telapak kaki juga bisa menjadi sinyal gangguan ginjal. Hal ini dipicu oleh ketidakseimbangan elektrolit seperti kalsium, kalium, dan fosfor yang berperan penting dalam kerja otot dan saraf.
4. Kesemutan hingga kelemahan otot
Gangguan fungsi ginjal yang lebih lanjut dapat memicu sensasi kesemutan, mati rasa, hingga kelemahan otot di area kaki. Kondisi ini biasanya muncul akibat gangguan saraf dan aliran mineral dalam tubuh.
5. Perubahan warna kulit kaki
Penumpukan racun dalam tubuh akibat ginjal yang tidak berfungsi optimal juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Pada beberapa kasus, kulit kaki dapat tampak lebih gelap atau mengalami perubahan warna yang tidak biasa.
6. Perubahan pada kuku
Gangguan ginjal kronis juga bisa tercermin dari kondisi kuku, baik di tangan maupun kaki. Perubahan yang dapat terlihat antara lain warna kuku yang pucat, muncul garis putih, atau perubahan warna pada bagian tertentu kuku.
Meski demikian, penyakit ginjal pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Kondisi ini membuat banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki tahap lebih lanjut.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin menjadi langkah penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga dengan penyakit ginjal. Deteksi dini melalui pemeriksaan medis dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius di kemudian hari.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel


































