
TIMETODAY.ID, BOGOR – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dijadikan momentum oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bertanggung jawab demi menjaga persatuan bangsa.
Rudy mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini bukan hadiah, melainkan buah dari pengorbanan luar biasa generasi sebelumnya. Ia menyebut sejumlah nama besar seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Diponegoro sebagai simbol bahwa api perjuangan tak pernah padam meski raganya telah tiada.
“Semangat Budi Utomo menjadi semangat kita bersama. Raganya telah hancur bersama tanah, tetapi semangat juang mereka hari ini tetap hadir,” kata Rudy kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, pengorbanan para pendahulu bangsa terlalu besar untuk dilupakan.
“Bangsa ini bisa merdeka, bisa berdaulat, bukan hanya diperjuangkan dan dipertaruhkan, tetapi ada jutaan tetesan keringat, darah, dan nyawa yang dikorbankan,” ujarnya.
Semangat itulah, menurut Rudy, yang harus diterjemahkan ke dalam konteks zaman. Di era digital yang berkembang pesat, ia menilai ruang siber kini menjadi arena baru penentu keutuhan bangsa, dan setiap warga negara punya tanggung jawab mengisinya dengan hal-hal yang mempererat kebersamaan.
“Media digital menjadi hal yang cukup penting. Mari kita bijak bermedia sosial, yang positif. Kita sebagai anak bangsa berkewajiban bersama-sama menjaga Indonesia,” tegasnya.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei, merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908 sebagai tonggak awal pergerakan nasional Indonesia. Tahun ini, peringatan Harkitnas memasuki usia ke-118.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

































