TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menjelang Iduladha, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah. Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang diyakini memiliki banyak keutamaan dan pahala.
Dalam kitab Durratun Nasihin Fil Wa’zi Wal Irsyad karya Syekh Utsman bin Hasan, dijelaskan sejumlah keistimewaan puasa pada tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah. Berikut penjelasannya.
1. Puasa 1 Dzulhijjah, Dosa-Dosa Diampuni
Hari pertama Dzulhijjah dikaitkan dengan diterimanya tobat Nabi Adam AS. Umat Muslim yang berpuasa pada hari ini diyakini memperoleh ampunan atas dosa-dosanya.
2. Puasa 2 Dzulhijjah, Pahala Seperti Ibadah Setahun
Pada hari kedua, Allah SWT mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan menyelamatkannya dari perut ikan. Orang yang berpuasa pada tanggal ini disebut memperoleh pahala seperti beribadah selama satu tahun.
3. Puasa 3 Dzulhijjah, Doa Dikabulkan
Tanggal 3 Dzulhijjah dihubungkan dengan dikabulkannya doa Nabi Zakaria AS. Karena itu, puasa pada hari ini dipercaya menjadi sebab terkabulnya doa.
4. Puasa 4 Dzulhijjah, Kesusahan Diringankan
Hari keempat merupakan hari kelahiran Nabi Isa AS. Orang yang berpuasa pada tanggal ini diyakini akan diberi kemudahan dan diangkat dari berbagai kesulitan.
5. Puasa 5 Dzulhijjah, Dijauhkan dari Sifat Munafik
Tanggal ini dikaitkan dengan kelahiran Nabi Musa AS. Keutamaannya adalah terbebas dari sifat munafik dan terhindar dari azab kubur.
6. Puasa 6 Dzulhijjah, Me4ndapat Rahmat Allah
Pada hari keenam, Allah disebut membuka pintu kebaikan bagi para nabi. Orang yang berpuasa pada hari ini diyakini akan senantiasa dilimpahi rahmat dan kasih sayang-Nya.
7. Puasa 7 Dzulhijjah, Dijauhkan dari Kesulitan Hidup
Hari ketujuh dipercaya sebagai waktu ditutupnya pintu-pintu neraka hingga 10 Dzulhijjah. Orang yang berpuasa pada hari ini diyakini dijauhkan dari kemelaratan dan berbagai kesulitan.
Rangkaian Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah
Puasa Dzulhijjah umumnya dilaksanakan pada tanggal 1–7 Dzulhijjah. Setelah itu, umat Islam dapat melanjutkan dengan:
- Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah
- Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah
Amalan ini sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Menjalankan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbanyak doa, memperbaiki diri, dan mendekatkan hati kepada Allah SWT menjelang Hari Raya Idul Adha.***
Editor : Syafira
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































