Jangan Sepelekan, Ini Penyebab Bulu Mata Menipis dan Mudah Rontok

Bulu mata
ilustrasi Bulu mata. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Bulu mata yang rontok satu atau dua helai saat membersihkan wajah sebenarnya merupakan hal yang normal. Namun, jika bulu mata tampak semakin menipis atau rontok dalam jumlah banyak, kondisi ini patut diwaspadai.

Selain memperindah tampilan mata, bulu mata berfungsi sebagai pelindung alami yang membantu mencegah debu, kotoran, dan partikel kecil masuk ke mata. Saat jumlahnya berkurang drastis, perlindungan tersebut juga ikut menurun.

Dalam dunia medis, kondisi bulu mata rontok dikenal sebagai madarosis. Menurut American Academy of Ophthalmology, bulu mata memiliki siklus tumbuh dan rontok setiap enam hingga sepuluh minggu. Secara normal, bulu mata dapat rontok sekitar satu hingga lima helai per hari.

Advertisement

Jika kerontokan terjadi lebih banyak dari biasanya, berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.

1. Iritasi Akibat Kosmetik

Maskara, lem bulu mata palsu, eyelash extension, hingga penjepit bulu mata dapat membuat bulu mata rapuh. Reaksi alergi terhadap bahan kosmetik juga bisa memicu kerontokan.

Baca Juga :  Tips Mematikan Ikan dengan Benar agar Halal Dikonsumsi

Tidur tanpa membersihkan makeup mata juga dapat menyebabkan folikel bulu mata menjadi lemah.

2. Blefaritis atau Peradangan Kelopak Mata

Blefaritis terjadi ketika kelenjar minyak di sekitar kelopak mata tersumbat. Kondisi ini menyebabkan mata terasa gatal, perih, merah, dan bengkak.

Peradangan kronis ini dapat mengganggu pertumbuhan bulu mata dan membuatnya mudah rontok.

3. Gangguan Kesehatan Tertentu

Menurut Cleveland Clinic, sejumlah kondisi medis dapat memicu kerontokan bulu mata, antara lain:

  • Alopecia areata
  • Lupus
  • Hipotiroidisme
  • Menopause
  • Infeksi seperti HIV, sifilis, dan tuberkulosis
  • Kanker kulit di area kelopak mata

4. Trikotilomania

Trikotilomania adalah gangguan psikologis yang membuat seseorang memiliki dorongan kuat untuk mencabut rambut, termasuk bulu mata.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan stres, kecemasan, depresi, atau gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

5. Kekurangan Nutrisi

Bulu mata juga membutuhkan nutrisi agar tetap kuat. Kekurangan biotin, zat besi, seng, dan protein dapat menyebabkan pertumbuhan bulu mata terganggu dan meningkatkan kerontokan.

Baca Juga :  Cara Aman Membersihkan Pecahan Kaca di Rumah, Anti Luka dan Panik

Cara Mengatasi Bulu Mata Rontok

Untuk membantu mengurangi kerontokan dan mendukung pertumbuhan bulu mata, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Bersihkan area mata secara rutin, terutama setelah memakai makeup.
  • Hindari penggunaan eyelash extension terlalu sering.
  • Gunakan serum khusus pertumbuhan bulu mata.
  • Konsumsi makanan kaya protein, zat besi, dan biotin.
  • Oleskan minyak zaitun atau minyak jarak secukupnya pada bulu mata pada malam hari.
  • Konsultasikan ke dokter jika kerontokan berlangsung terus-menerus.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri jika bulu mata rontok disertai gejala lain seperti mata merah, gatal, nyeri, pembengkakan, atau kerontokan rambut di bagian tubuh lain.

Bulu mata yang menipis memang bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi tanda masalah kesehatan tertentu. Dengan mengetahui penyebabnya sejak dini, penanganan yang tepat bisa dilakukan sebelum kondisi bertambah parah.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel