TIMETODAY.ID, JAKARTA — Perubahan cuaca yang tak menentu, dari terik menyengat hingga hujan deras, kerap menjadi musuh utama cat dinding rumah. Akibatnya, permukaan cat mudah mengalami kerusakan seperti menggelembung, retak, mengelupas, bahkan warnanya cepat memudar.
Namun, kondisi ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Salah satu langkah yang kerap diabaikan adalah penggunaan cat dasar atau primer sebelum proses pengecatan akhir dilakukan.
Cat primer merupakan lapisan khusus yang diformulasikan berbeda dari cat biasa. Teksturnya lebih padat sehingga mampu menutup pori-pori kecil pada permukaan dinding sekaligus menciptakan daya lekat yang lebih kuat untuk lapisan cat di atasnya.
Selain itu, kandungan pigmen dan resin khusus pada cat dasar juga berfungsi menyegel serta melindungi dinding dari berbagai gangguan, terutama kelembapan yang sering menjadi pemicu utama kerusakan cat.
Senior RD&I Manager PT ICI Paints Indonesia, Achriano Toyang, menjelaskan bahwa cat primer memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan cat dari efek kelembapan maupun pengkristalan garam alkali atau efflorescence.
Efflorescence sendiri merupakan munculnya bubuk putih pada permukaan bata atau beton akibat kelembapan yang meresap. Kondisi ini sering menjadi tanda kualitas sirkulasi udara yang buruk sekaligus pemicu rusaknya lapisan cat.
Sementara itu, Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux), Rahman Wijaya, menuturkan sebagian besar kerusakan cat dinding disebabkan karena tahap penggunaan cat dasar sering dilewatkan.
“Kerusakan biasanya muncul karena cat permukaan tidak memiliki lapisan penahan agar menempel kuat di dinding. Karena itu, sumber masalahnya harus diperbaiki sejak awal lewat penggunaan cat dasar yang tepat,” ujarnya dikutip dari Detik.com.
Menurut Rahman, untuk dinding lama atau pengecatan ulang, penggunaan cat dasar jenis alkali killer berbahan solvent sangat disarankan karena efektif menahan rembesan alkali dari tembok.
Dalam praktiknya, proses pengecatan ideal memerlukan dua lapisan utama, yakni cat dasar dan top coat. Lapisan top coat adalah warna akhir yang terlihat pada dinding, sementara cat dasar bekerja diam-diam di bawahnya sebagai fondasi perlindungan.
Meski warna putih masih menjadi pilihan paling umum untuk primer, kini tersedia pula beragam warna netral yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengecatan.
Dengan langkah sederhana ini, cat dinding rumah bukan hanya tampak lebih rapi, tetapi juga mampu bertahan lebih lama menghadapi perubahan cuaca dan kelembapan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































