TIMETODAY.ID, JAKARTA — Selama hampir satu dekade, TSMC menjadi mitra eksklusif Apple dalam memproduksi system-on-a-chip (SoC) untuk berbagai perangkatnya. Namun, dominasi panjang tersebut disebut mulai menghadapi tantangan baru setelah Intel dikabarkan mulai menjajal peran sebagai mitra fabrikasi chip Apple.
Uji Produksi Mulai Dilakukan
Analis teknologi Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa Intel saat ini tengah menjalankan tahap uji coba produksi dalam skala kecil untuk beberapa chip yang digunakan pada lini iPhone, iPad, dan Mac kelas entry-level.
Menurut laporan tersebut, peningkatan kapasitas produksi baru diperkirakan mulai berlangsung pada 2027 hingga 2028.
Kabar ini muncul tak lama setelah laporan The Wall Street Journal menyebut Apple dan Intel telah mencapai kesepakatan awal terkait kerja sama manufaktur chip. Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan.
Fokus pada Chip Generasi Lama
Belum diketahui secara pasti chip seri A atau M mana yang akan diproduksi Intel. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, chip yang dimaksud diyakini merupakan generasi sebelumnya yang masih digunakan pada sejumlah perangkat Apple yang saat ini tetap dipasarkan.
Apple disebut sedang mengevaluasi teknologi proses 18A milik Intel untuk produksi tersebut. Selain itu, perusahaan juga meninjau node manufaktur canggih lain yang tengah dikembangkan Intel.
Sementara itu, TSMC diperkirakan tetap menjadi tulang punggung produksi untuk chip Apple Silicon generasi terbaru dan paling mutakhir.
Strategi Diversifikasi Pasokan
Mengandalkan lebih dari satu pemasok dinilai menjadi langkah strategis bagi Apple. Selain memberi ruang negosiasi harga yang lebih kompetitif, skema ini juga dapat memperkuat rantai pasok perusahaan di tengah dinamika industri semikonduktor global.
Langkah ini juga dinilai sejalan dengan dorongan pemerintah Amerika Serikat, khususnya agenda manufaktur domestik yang terus digaungkan pemerintahan Presiden Donald Trump.
Sejumlah pengamat menilai keputusan menggandeng Intel bisa menjadi sinyal bahwa Apple ingin mengurangi ketergantungannya pada TSMC. Meski demikian, Ming-Chi Kuo menyebut sekitar 90 persen pasokan chip Apple masih akan diproduksi oleh TSMC.
Intel Hanya Sebagai Fabrikator
Keterlibatan Intel dalam proyek ini disebut hanya sebatas proses fabrikasi chip, bukan ikut merancang arsitektur prosesor Apple.
Skema ini berbeda dengan era kerja sama Apple dan Intel sebelumnya, ketika Mac masih mengandalkan prosesor x86 rancangan Intel. Hubungan itu berakhir pada 2020 saat Apple mulai beralih penuh ke chip seri M berbasis Apple Silicon.
Jika kerja sama baru ini benar terealisasi, maka hubungan dua raksasa teknologi tersebut akan memasuki babak baru—bukan lagi sebagai perancang dan pengguna prosesor, melainkan mitra manufaktur dalam lanskap semikonduktor modern.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































