
TIMETODAY.ID, BOGOR — Stadion Pakansari, Cibinong, menjadi saksi langkah awal perjalanan Timnas FA7 Indonesia menuju ajang internasional. Seleksi pemain untuk menghadapi FA7 World Championship 2026 di Honduras, Amerika Tengah, resmi digelar pada 14–15 Mei 2026 dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan KONI Kabupaten Bogor.
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas dukungan yang diberikan sehingga proses seleksi dapat berlangsung di stadion kebanggaan masyarakat Bogor tersebut.
“Luar biasa dan kami sangat bangga serta terharu dengan perhatian Pak Bupati Rudy Susmanto yang telah memberikan FA7 Indonesia untuk menggelar seleksi pemain di Stadion Pakansari,” ujar Bambang Pramukantoro, Kamis (14/5/2026).
Menurut Bambang, dukungan dari Bupati Bogor bersama Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, menjadi energi besar bagi perkembangan FA7 Indonesia. Ia menilai penggunaan Stadion Pakansari sebagai lokasi seleksi menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan federasi.
Bambang mengungkapkan, awalnya pihaknya hanya mengajukan izin penggunaan Stadion Mini Persikabo untuk seleksi pemain. Namun, keputusan yang datang justru di luar perkiraan.
“Namun kami sangat kaget ketika Pak Bupati Bogor malah menyarankan agar seleksinya dilakukan di Stadion Pakansari. Kami tidak menyangka akan melakukan seleksi di Pakansari. Kami merasa bangga dengan dukungan Pak Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor,” paparnya.
Ia berharap, dari proses seleksi tersebut akan lahir pemain-pemain potensial, termasuk wakil dari Kabupaten Bogor, yang nantinya bisa memperkuat Indonesia di FA7 World Championship 2026 maupun kompetisi internasional lainnya.
Pada hari pertama seleksi, sebanyak 30 pemain dari Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya ambil bagian. Sementara pada hari kedua, jumlah peserta diperkirakan meningkat hingga 60 sampai 70 pemain yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, turut memberikan respons positif atas pelaksanaan seleksi nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan menjadikan Stadion Pakansari sebagai lokasi seleksi merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bogor.
Atep menilai, kehadiran seleksi Timnas FA7 Indonesia di Pakansari secara tidak langsung menempatkan Kabupaten Bogor sebagai bagian penting dalam perkembangan sejarah FA7 di Tanah Air.
Ia juga berharap ada putra daerah yang mampu menembus skuad nasional dan tampil membawa nama Indonesia di level internasional.
“Pada prinsipnya KONI Kabupaten Bogor mendukung penuh perhelatan seleksi Timnas FA7 Indonesia di Pakansari. Apalagi ini demi kepentingan bangsa dan negara karena Timnas FA7 Indonesia akan berlaga di IFA7 World Championship di Honduras,” pungkasnya.***
Editor : Syafira
Sumber : Jurnalbogor.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































