TIMETODAY.ID, JAKARTA — Girl group K-pop ILLIT kembali mencatatkan pencapaian baru di pasar musik global. Grup besutan HYBE Labels melalui label Belift Lab sukses menembus tangga album bergengsi Amerika Serikat, Billboard 200, lewat album terbaru mereka, MAMIHLAPINATAPAI.
Album yang resmi dirilis pada 30 April 2026 itu langsung melesat ke posisi ke-26 di chart Billboard 200. Capaian tersebut menjadi posisi tertinggi yang pernah diraih ILLIT sejak debut mereka di industri musik.
Ini sekaligus menandai album keempat grup yang digawangi Moka dan kawan-kawan yang berhasil masuk daftar album terlaris di Amerika Serikat. Sebelumnya, album debut mereka SUPER REAL ME sempat bertengger di peringkat ke-93, disusul I’LL LIKE YOU di posisi ke-94, sementara rilisan berikutnya menempati peringkat ke-171.
Tak hanya di Billboard 200, ILLIT juga menunjukkan dominasinya di sejumlah kategori lain. Pada pekan 10–16 Mei 2026, grup ini menduduki posisi pertama chart Emerging Artist. Album MAMIHLAPINATAPAI juga berhasil debut di chart World Albums dan Top Dance Albums.
Di daftar Top Album Sales yang mencatat penjualan album fisik dan digital terbaik di Amerika Serikat, MAMIHLAPINATAPAI menempati posisi ketiga, mempertegas tingginya antusiasme penggemar terhadap rilisan terbaru mereka.
Sementara itu, lagu utama album ini, It’s Me, juga mencatat performa impresif di sejumlah chart Billboard. Lagu tersebut menempati posisi kedelapan di World Digital Song Sales, posisi ke-55 di Global Excl. U.S., peringkat ke-104 di Global 200, serta membawa ILLIT naik ke posisi ke-26 dalam Billboard Artist 100.
Lewat album ini, ILLIT menampilkan transformasi musikal yang lebih matang. Mereka perlahan meninggalkan citra manis yang selama ini melekat dan menghadirkan sisi baru yang lebih ekspresif.
“Alih-alih terpaku pada satu image, lagu ini menjadi titik awal bagi kami untuk menunjukkan lebih banyak sisi dari diri kami,” ujar Moka saat membahas konsep lagu utama mereka.
Mini album MAMIHLAPINATAPAI sendiri memuat lima lagu dari berbagai genre. Judul albumnya diambil dari bahasa Yaghan, sebuah istilah yang memiliki makna emosional mendalam tentang tatapan dua orang yang menyimpan perasaan yang belum terucap.
Lewat karya ini, ILLIT tampaknya ingin menegaskan bahwa mereka tak lagi sekadar hadir sebagai pendatang baru, tetapi mulai menapaki jalur sebagai salah satu nama yang diperhitungkan di panggung musik global.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































