TIMETODAY.ID, JAKARTA — Di balik gerakannya yang lembut dan nyaris tanpa hentakan, Pilates menyimpan tantangan yang membuat banyak orang jatuh hati. Tubuh diajak bergerak perlahan, tetapi setiap tarikan napas dan kontraksi otot terasa begitu terukur. Tak heran, olahraga ini semakin populer karena dinilai efektif memperkuat otot inti, memperbaiki postur, meningkatkan keseimbangan, sekaligus membuat tubuh lebih lentur.
Namun saat pertama kali mencari kelas Pilates, banyak orang justru dibuat bingung. Ada Mat Pilates, Reformer Pilates, hingga Clinical Pilates. Nama-namanya terdengar mirip, tetapi tujuan dan metode latihannya bisa sangat berbeda.
Agar tidak salah memilih, berikut jenis-jenis Pilates yang paling umum ditemui.
- Mat Pilates
Mat Pilates merupakan bentuk paling dasar dan paling mudah diikuti, terutama bagi pemula. Latihan dilakukan di atas matras dengan posisi duduk, berbaring, atau berdiri.
Fokus utamanya terletak pada penguatan otot inti, kontrol gerakan, fleksibilitas, postur tubuh, dan teknik pernapasan. Beberapa kelas juga menggunakan alat sederhana seperti resistance band atau bola kecil.
Karena tidak membutuhkan mesin khusus, Mat Pilates sangat cocok untuk pemula maupun mereka yang ingin berlatih dari rumah.
- Reformer Pilates
Jika Mat Pilates mengandalkan berat tubuh sendiri, Reformer Pilates menggunakan alat khusus bernama reformer. Mesin ini terdiri dari platform yang dapat bergerak dengan bantuan pegas sebagai sumber resistensi.
Gerakan terasa lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu. Latihan ini banyak dipilih oleh mereka yang menginginkan variasi gerakan serta tantangan tambahan.
Reformer Pilates umumnya dilakukan di studio dengan bimbingan instruktur.
- Classical Pilates
Classical Pilates mengikuti metode asli yang dikembangkan oleh Joseph Pilates.
Jenis ini mempertahankan urutan gerakan dan teknik yang telah digunakan sejak awal. Latihannya cenderung lebih terstruktur dan konsisten, cocok bagi mereka yang ingin mempelajari Pilates dalam bentuk tradisional.
- Contemporary Pilates
Contemporary Pilates adalah versi modern yang menggabungkan prinsip dasar Pilates dengan ilmu anatomi, rehabilitasi, dan biomekanika terkini.
Pendekatan ini lebih fleksibel karena dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.
- Clinical Pilates
Clinical Pilates berada di persimpangan antara olahraga dan rehabilitasi. Jenis ini biasanya digunakan untuk membantu pemulihan cedera, mengatasi nyeri punggung, serta memperbaiki gangguan postur dan masalah muskuloskeletal.
Latihan umumnya dipandu oleh fisioterapis atau tenaga profesional kesehatan.
Mana yang Cocok untuk Pemula?
Bagi yang baru ingin mencoba, Mat Pilates sering menjadi pilihan paling mudah karena sederhana dan tidak membutuhkan alat khusus. Reformer Pilates juga bisa menjadi opsi menarik jika dilakukan di bawah pengawasan instruktur.
Sementara itu, bagi mereka yang memiliki riwayat cedera atau keluhan tertentu, Clinical Pilates menawarkan pendekatan yang lebih aman dan terarah.
Pada akhirnya, setiap jenis Pilates memiliki tujuan yang sama: membantu tubuh bergerak lebih baik, lebih kuat, dan lebih seimbang. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tujuan latihan Anda.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































