Terik Makkah 41 Derajat, Jemaah JKS 03 Umrah di Pagi Hari

JKS 03
Sejumlah calon jemaah haji Kloter JKS 03 asal Kabupaten Bogor mengenakan pakaian ihram bersiap melaksanakan umrah sunnah di kawasan Tan'im, Makkah, Jumat. Untuk mengantisipasi terik matahari yang mencapai 41 derajat celsius pada siang hari, kegiatan ibadah dijadwalkan pada pagi hari. FOTO : IST.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Suhu udara di Kota Makkah terus meningkat seiring mendekatnya puncak musim haji. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, jemaah calon haji (calhaj) Kloter 03 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 03) menyesuaikan jadwal ibadah, termasuk umrah sunnah, ke waktu pagi atau malam hari.

Berdasarkan pantauan, suhu udara Kota Makkah pada pagi hari mencapai 28 derajat celsius, meningkat tajam hingga 41 derajat celsius pada siang hari, kemudian turun ke 37 derajat celsius pada sore hari, dan 34 derajat celsius pada malam hari.

Ketua Kloter JKS 03, Ade Irawan, mengatakan bahwa tingginya suhu menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah selama di Makkah.

Advertisement

“Karena cuaca mulai panas, apalagi siang hari, makanya kita informasikan agar kegiatan ibadah seperti umrah dilaksanakan di pagi hari atau malamnya,” ujar Ade, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga :  Rudy Susmanto Pastikan Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor Siap Dilaunching

Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, jemaah Kloter JKS 03 telah melaksanakan umrah sunnah dengan mengambil miqat di kawasan Tan’im, tempat berdirinya Masjid Aisyah yang berjarak sekitar 7–8 kilometer dari Masjidil Haram.

Selain soal cuaca, Ade yang akrab disapa Gushai itu juga mengungkapkan bahwa pengamanan di Kota Makkah kini semakin diperketat. Setiap jemaah yang memasuki kota maupun Masjidil Haram wajib menunjukkan kartu Nusuk sebagai satu-satunya identitas resmi jemaah haji.

“Masuk Makkah ataupun mau masuk Masjidil Haram wajib membawa kartu Nusuk. Kalau tidak ada, akan sulit beraktivitas,” jelasnya.

Gushai menambahkan, seluruh calhaj asal Kabupaten Bogor yang tergabung dalam Kloter JKS 03 dan JKS 07 dilaporkan dalam kondisi sehat. Kedua kloter tersebut menempati hotel yang berdekatan di kawasan Misfalah, Makkah.

Baca Juga :  Adian Napitupulu dan Fadli Zon Sepakat Tuntaskan Sengketa Lahan di Sukamulya Bogor

“Kondisi jemaah alhamdulillah sehat. Mohon doa dari warga Kabupaten Bogor agar kami semua sehat dan bisa melaksanakan puncak haji pada 25 Mei mendatang,” pintanya.

Masjid Aisyah di kawasan Tan’im merupakan salah satu tempat miqat yang lazim digunakan oleh jemaah yang telah berada di Kota Makkah dan ingin menunaikan umrah kembali. Secara fikih, jemaah yang berada di dalam kawasan Haram diwajibkan keluar terlebih dahulu ke wilayah Hill sebelum berihram untuk umrah. Tan’im menjadi pilihan utama karena merupakan titik terdekat di luar batas Tanah Haram.

Tempat ini memiliki nilai historis yang erat kaitannya dengan peristiwa pada masa Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim.

Editor : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel