Malam Mencekam di Agam, Longsor Hantam Rumah Warga, 1 Korban Jiwa

Agam
Proses evakuasi korban longsor dilakukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: Istimewa

TIMETODAY.ID, AGAM — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam memicu bencana longsor yang menerjang permukiman warga di Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Selasa (5/5/2026) malam. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di Dusun Simanciah, Jorong Kampuang Baruah, saat kondisi tanah diduga sudah jenuh oleh air.

Material longsor menghantam sedikitnya tiga rumah warga dan menyebabkan tujuh orang tertimbun. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara enam lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi luka-luka.

Wali Jorong Kampuang Baruah, Yogi Kurnia, mengatakan longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak siang hingga malam hari.

Advertisement
Baca Juga :  765 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru, Kemensos Gerakkan Bantuan Cepat

“Total korban ada tujuh orang. Enam berhasil diselamatkan dengan berbagai kondisi luka, termasuk balita, sementara satu korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama tim gabungan harus bekerja dalam gelap, berpacu dengan waktu dan kondisi tanah yang masih labil. Enam korban berhasil dievakuasi lebih awal, sedangkan satu korban sempat tertimbun cukup lama sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke RSUD Dokter Achmad Mochtar untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga Rabu pagi, lima korban masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat, satu lainnya menjalani perawatan lanjutan, sementara jenazah korban berada di kamar jenazah rumah sakit.

Baca Juga :  Diterjang Angin Kencang, 11 Rumah Rusak Berat dan 88 Rusak Ringan di Cibungbulang

Dampak longsor juga meluas hingga infrastruktur. Akses jalan utama dari Bukittinggi menuju Lubuk Basung via Padang Luar–Maninjau dilaporkan terputus akibat timbunan material longsor yang menutup badan jalan.

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, proses pencarian resmi dihentikan. Namun, warga diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di kawasan tersebut masih tinggi dan kondisi tanah belum stabil.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel