
TIMETODAY.ID, BOGOR – Empat WNA China melancarkan aksi pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah rumah di Cluster Cendana LV Nomor 35, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026) malam. Uniknya, tiga pelaku yang beraksi langsung di dalam rumah menyamarkan wajah mereka menggunakan topeng bergambar pesepak bola Argentina, Lionel Messi, sementara satu pelaku lainnya bertugas sebagai pengemudi. Dalam sekali beraksi, mereka berhasil menggondol barang berharga dan uang tunai senilai lebih dari Rp 510 juta.
Dua dari empat pelaku berhasil ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 2 Mei 2026, saat hendak terbang kembali ke Tiongkok. Dua lainnya masih dalam pengejaran.
“Keempat pelaku merupakan warga negara China yang masuk ke Indonesia dengan modus wisata, namun kami menduga mereka memang datang dengan niat melakukan pencurian,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, Selasa (5/5/2026).
Rumah Kosong Jadi Sasaran
Peristiwa bermula ketika korban, Susanto, bertolak ke Tiongkok untuk berlibur pada 18 Maret 2026, meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong. Pada Minggu malam, sekitar pukul 20.49 WIB, Susanto menerima notifikasi dari kamera CCTV rumahnya yang mendeteksi keberadaan orang asing di dalam hunian tersebut.
Susanto baru melihat rekaman itu pada pukul 21.35 WIB. Rekaman memperlihatkan sejumlah orang masuk ke dalam rumah dan mengacak-acak isinya. Susanto segera menghubungi pihak keamanan perumahan dan orang tuanya.
Pukul 22.00 WIB, orang tua korban bersama petugas keamanan tiba di lokasi kejadian. Mereka mendapati kondisi rumah sudah berantakan dan berbagai barang berharga telah raib. Hingga berita ini diturunkan, barang-barang curian belum berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian.
Aji mengatakan para pelaku sengaja membidik rumah yang ditinggalkan pemiliknya.
“Mereka memanfaatkan kondisi rumah yang kosong. Berdasarkan pelacakan GPS kendaraan yang mereka sewa, kami menduga para pelaku sudah berputar-putar mencari target sejak beberapa hari sebelum kejadian,” ujarnya.
Bertopeng, Bersarung Tangan, Bawa Linggis
Berdasarkan rekaman CCTV, tiga pelaku terlihat langsung beraksi di dalam rumah sementara satu pelaku bertugas mengemudikan kendaraan. Dari tiga pelaku yang masuk ke rumah, dua di antaranya berbadan tegap dan tinggi, satu lainnya berbadan pendek. Ketiganya mengenakan topeng bergambar wajah Messi serta sarung tangan hitam dan sepatu sneakers.
Dua pelaku memakai kaus hitam bertuliskan “REPEIRS” di bagian punggung, sedangkan pelaku berbadan pendek membawa tas ransel hitam. Untuk membobol pintu dan brankas, mereka menggunakan dua batang linggis besi berwarna oranye.
“Mereka memang mempersiapkan diri dengan cukup matang. Penggunaan topeng dan sarung tangan menunjukkan bahwa ini bukan aksi spontan,” kata Aji.
Rekaman CCTV juga mengungkap bahwa para pelaku keluar-masuk lokasi melalui sebuah rumah kosong di Jalan Lake View Nomor 27 yang telah mereka rusak terlebih dahulu pintunya.
Jejak GPS dan Rekaman Kamera Membongkar Identitas
Penyelidikan tim Resmob Polresta Bogor Kota berhasil melacak kendaraan Toyota Kijang Innova berpelat B 2314 POH yang terparkir mencurigakan di dekat lokasi percobaan pencurian sebelumnya di Rumah Kaca Plataran, Jalan Bunga Raya Nomor 1, pada Jumat (20/3/2026). Kendaraan itu sempat diketahui oleh petugas keamanan perumahan bernama Adit yang saat itu tengah berpatroli.
Kendaraan tersebut terdaftar atas nama PT Surya Utama Dian Nusa dan tengah disewakan kepada PT Luxury Trans Indonesia. Hasil penelusuran mengungkap bahwa mobil disewa oleh WNA China bernama Wu Rifu sejak 18 Maret 2026.
Pada hari kejadian, Wu Rifu menukar mobil sewaan Innova dengan Toyota Alphard berpelat B 1194 SYW. Mobil Alphard inilah yang digunakan pelaku keempat untuk mengantarkan dan menjemput ketiga rekannya di sekitar lokasi kejahatan.
Aji menjelaskan, pergerakan para pelaku dapat direkonstruksi secara rinci berkat rekaman CCTV di sejumlah titik. Rombongan pelaku tercatat keluar dari Hotel Aston Kemayoran pukul 16.34 WIB, melintas di Gerbang Tol Ciawi pukul 18.29 WIB, lalu memasuki kawasan Kertamaya sekitar pukul 19.43 WIB. Mobil diduga menurunkan para pelaku sebelum kejadian, kemudian menjemput mereka kembali pada pukul 21.28 WIB.
“Kartu e-toll yang digunakan pada mobil Innova dan Alphard ternyata sama. Ini menjadi salah satu bukti kuat yang menghubungkan keduanya dengan para pelaku,” ungkapnya.
Nekat Balik ke Bali, Dibekuk di Bandara
Dari hasil penyelidikan, termasuk penelusuran data hotel di Cove Wyneth Hotel Tangerang dan Aston Hotel Kemayoran City, penyidik mengidentifikasi keempat pelaku, yakni Wu Rifu (paspor EF4391202), Jianxiong Wu (paspor EK1120627), Annian Lu (paspor EN2313550), dan Liangxing Su (paspor ELI376280).
Keempat pelaku meninggalkan Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Maret 2026, sehari setelah melancarkan aksinya.
Namun, koordinasi antara Sat Reskrim Polresta Bogor Kota dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri membuahkan hasil. Pada 23 April 2026, Wu Rifu terdeteksi kembali memasuki Indonesia melalui Bali. Keesokan harinya, Jianxiong Wu dan Su Liangxing menyusul, sementara Annian Lu tidak terlihat ikut.
“Begitu mendapat informasi mereka kembali ke Indonesia, kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan imigrasi dan Avsec Bandara Ngurah Rai,” jelasnya.
Pada 2 Mei 2026, tim Resmob Polresta Bogor Kota bersama tim Imigrasi dan Avsec Bandara berhasil mengamankan Wu Rifu dan Jianxiong Wu di Bandara I Gusti Ngurah Rai ketika keduanya hendak terbang kembali ke Tiongkok. Su Liangxing lolos karena sudah lebih dulu berangkat, sedangkan Annian Lu berstatus dalam pengejaran (DPO).
Keduanya kini ditahan di Polresta Bogor Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan pemberatan.
“Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil kami amankan,” tegas Aji.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kuasa hukum kedua tersangka belum dapat dimintai keterangan.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : B. Supriyadi
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































