Harga Emas Antam 3 Mei 2026 Stabil di Rp2,79 Juta per Gram Usai Turun Tipis

Harga emas
Ilustrasi emas batangan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAHarga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak mengalami perubahan pada Minggu (3/5/2026), setelah sebelumnya sempat terkoreksi tipis. Harga emas 24 karat masih bertahan di level Rp2.796.000 per gram.

Dalam beberapa hari terakhir, pergerakan harga emas terlihat cukup fluktuatif. Pada Sabtu (2/5), harga turun Rp3.000, sementara sehari sebelumnya sempat melonjak Rp30.000 ke posisi Rp2.799.000 per gram.

Dinamika ini mencerminkan respons pasar terhadap berbagai sentimen global yang memengaruhi harga logam mulia.

Advertisement

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga berada di tren serupa. Nilainya tercatat Rp2.589.000 per gram pada Minggu, setelah turun Rp3.000 dari hari sebelumnya. Harga ini menjadi patokan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas yang dimiliki.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Rp44.000 Hari Ini, Termurah Kini Rp1,47 Juta

Dalam transaksi emas, terdapat ketentuan pajak sesuai regulasi pemerintah. Penjualan kembali dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Adapun pembelian emas batangan dikenai PPh 22 sebesar 0,45 persen (NPWP) dan 0,9 persen (non-NPWP).

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Anjlok Gila-Gilaan, Saatnya Serbu Sebelum Naik Lagi!

Berikut rincian harga emas Antam per Minggu (3/5/2026):
Harga 0,5 gram Rp1.448.500.
Harga 1 gram Rp2.796.000.
Harga 2 gram Rp5.542.000.
Harga 3 gram Rp8.295.000.
Harga 5 gram Rp13.795.000.
Harga 10 gram Rp27.510.000.
Harga 25 gram Rp68.610.000.
Harga 50 gram Rp137.055.000.
Harga 100 gram Rp273.960.000.
Harga 250 gram Rp684.590.000.
Harga 500 gram Rp1.368.900.000.
Harga 1.000 gram Rp2.736.600.000.

Stabilnya harga emas di awal Mei ini menunjukkan pasar masih bergerak hati-hati, meski emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang dianggap aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.***

Editor : Syafira

Sumber : beritasatu.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel