Harga Emas Antam Melonjak Rp30.000, Kini Tembus Rp2,79 Juta per Gram

Harga emas
Ilustrasi emas batangan. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAHarga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Jumat (1/5/2026). Kenaikan signifikan terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih fluktuatif.

Berdasarkan data resmi, harga emas Antam melonjak Rp30.000 menjadi Rp2.799.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.769.000 per gram pada Kamis (30/4/2026). Kenaikan ini menjadi sorotan pelaku pasar, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap aset lindung nilai.

Untuk pecahan terkecil, emas 0,5 gram kini dibanderol Rp1.449.500. Sementara itu, ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram dipasarkan di angka Rp2.739.600.000.

Advertisement
Baca Juga :  Ganti Sekjen, Purbaya Langsung Pasang Target Ekonomi Nyaris 6 Persen

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga jual kembali juga mengalami kenaikan. Antam menetapkan harga buyback di level Rp2.589.000 per gram, naik Rp40.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan respons pasar terhadap berbagai faktor eksternal, termasuk ketidakpastian ekonomi global dan pergerakan nilai tukar. Emas masih menjadi pilihan utama investor untuk menjaga nilai aset di tengah kondisi yang belum sepenuhnya stabil.

Perlu diketahui, transaksi pembelian emas batangan dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, yakni PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun, tarif ini bisa lebih rendah menjadi 0,45 persen jika pembeli menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Baca Juga :  Rupiah Melemah Sepekan, Nyaris Tembus Rp16.900 per Dolar AS

Berikut rincian harga emas Antam per 1 Mei 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.449.500
  • 1 gram: Rp2.799.000
  • 2 gram: Rp5.548.000
  • 3 gram: Rp8.304.000
  • 5 gram: Rp13.810.000
  • 10 gram: Rp27.540.000
  • 25 gram: Rp68.685.000
  • 50 gram: Rp137.205.000
  • 100 gram: Rp274.260.000
  • 250 gram: Rp685.340.000
  • 500 gram: Rp1.370.400.000
  • 1.000 gram: Rp2.739.600.000

Kenaikan harga ini memberi sinyal kuat bahwa emas masih menjadi instrumen investasi yang menarik, terutama saat ketidakpastian ekonomi global belum mereda.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel