Tak Selalu Awet, Kurma Juga Bisa Rusak: Begini Cara Mengenalinya

Kurma
ilustrasi kurma. foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Kurma kerap dikenal sebagai buah yang “awet”, tetapi bukan berarti tidak bisa rusak. Seiring waktu, kualitasnya tetap dapat menurun, meski prosesnya jauh lebih lambat dibandingkan buah segar seperti apel atau pisang. Fenomena ini membuat banyak orang keliru menganggap kurma selalu aman dikonsumsi kapan saja.

Mengapa Kurma Lebih Tahan Lama?

Daya tahan kurma tidak lepas dari karakter alaminya. Buah ini memiliki kadar air yang rendah serta kandungan gula alami yang tinggi. Kombinasi tersebut membuat pertumbuhan bakteri lebih terhambat, sehingga kurma bisa disimpan lebih lama.

Meski begitu, penyimpanan yang kurang tepat tetap bisa mempercepat penurunan kualitas. Kurma tidak langsung “kedaluwarsa” secara tiba-tiba, melainkan mengalami perubahan bertahap, mulai dari tekstur hingga rasa.

Advertisement

Perbedaan Daya Tahan Berdasarkan Jenis

  • Kurma kering: Lebih awet karena kadar air sangat minim, bisa bertahan berbulan-bulan hingga satu tahun jika disimpan dengan benar.
  • Kurma segar (seperti medjool): Mengandung lebih banyak air, sehingga lebih cepat rusak dan butuh penyimpanan ekstra hati-hati.
Baca Juga :  Komitmen Pemkot Bogor Dukung Kegiatan Keagamaan yang Inklusif

Di suhu ruang, kurma kering umumnya bertahan 1–3 bulan, sedangkan kurma segar sekitar satu bulan. Jika disimpan di kulkas, masa simpannya bisa jauh lebih panjang.

Tanda-Tanda Kurma Sudah Tidak Layak Konsumsi

Agar tidak salah konsumsi, penting mengenali ciri-ciri kurma yang sudah rusak:

  • Perubahan tekstur: terlalu lembek, berlendir, atau justru sangat keras
  • Warna tidak wajar: terlalu gelap atau muncul bercak putih/abu (jamur)
  • Aroma berubah: bau asam, tengik, atau seperti fermentasi
  • Rasa aneh: tidak lagi manis, cenderung pahit atau asam
  • Ada jamur atau serangga di bagian dalam atau luar
  • Tampilan kusam dan tidak segar

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya kurma tidak dikonsumsi.

Baca Juga :  Rahasia Lasagna Meleleh ala Italia yang Mudah Dibua

Cara Menyimpan Kurma agar Lebih Awet

Untuk menjaga kualitas kurma tetap baik:

  • Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari
  • Gunakan wadah tertutup rapat agar tidak terkena udara lembap
  • Simpan di kulkas untuk memperpanjang masa simpan
  • Untuk jangka panjang, kurma bisa disimpan di freezer dalam wadah kedap udara

Dengan cara penyimpanan yang tepat, kurma kering bisa bertahan hingga 6–12 bulan di kulkas, sementara kurma segar sekitar 6–8 bulan. Bahkan di freezer, masa simpannya bisa lebih dari satu tahun.

Kesimpulan

Kurma memang lebih tahan lama dibanding buah lain, tetapi tetap bisa rusak. Kuncinya ada pada cara penyimpanan dan kepekaan dalam mengenali tanda-tanda penurunan kualitas. Dengan begitu, kurma tetap aman dan nikmat dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih panjang.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel