Pria Tanpa Identitas Tewas Tercebur Parit Dua Meter di Puncak

pria tanpa identitas
Sepeda motor Honda Beat terendam di dalam parit sedalam sekitar dua meter di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (21/4/2026). Kecelakaan tunggal ini menewaskan seorang pengendara tak dikenal dan melukai penumpangnya, diduga akibat berkendara dalam kondisi mabuk. Foto : Dok, Polsek Megamendung.

TIMETODAY.ID, BOGOR – Seorang pria tanpa identitas dilaporkan tewas setelah sepeda motor yang ia kendarai terperosok ke dalam parit sedalam sekitar dua meter di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026) dini hari. Keduanya, pengendara maupun penumpang, diduga dalam kondisi mabuk berat saat kecelakaan terjadi.

Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, mengungkapkan kejadian berlangsung sekitar pukul 05.10 WIB ketika kondisi cuaca masih gelap menjelang pagi. Saat itu, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Mr. X bersama seorang penumpang berinisial GPS (23) melaju dari arah Puncak menuju Gadog.

Baca Juga :  Tahun Baru,Hidup Baru: Manfaatkan Momentum Untuk Perubahan Positif

“Kecelakaan tunggal satu motor dua orang. Mereka kondisinya mabuk parah,” ujar Desi saat dihubungi, Selasa (21/4/2026).

Advertisement

Dalam kondisi itu, motor yang mereka tumpangi bergerak ke sisi kiri jalan dan menabrak trotoar pembatas saluran air, hingga akhirnya masuk ke dalam parit. Meski terdapat lampu penerangan jalan umum di lokasi, kecelakaan tetap tak terhindarkan.

Mr. X dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka berat yang dialaminya. Identitas korban hingga kini belum berhasil diketahui. Sementara itu, GPS mengalami sejumlah luka, di antaranya memar dan lebam pada tangan kanan serta dada, serta luka terbuka di bagian kepala sebelah kiri.

Baca Juga :  Kisah Ronald Regen Penyandang Difabel yang Berhasil Ciptakan Kaki Palsu

GPS kemudian dibawa ke RSUD K.H. Idham Chalid Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiel ditaksir mencapai sekitar Rp 500.000.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban meninggal sekaligus mendalami kronologi lengkap kejadian.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : Amelia Azizah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel